Peregangan juga dapat membantu kamu menghindari ketidaknyamanan saat tidur, terutama jika kamu mengalami kejang otot di siang hari. Otot-otot yang digunakan secara berlebihan di siang hari, seperti leher, betis, paha belakang, dan paha depan, dapat mengalami kejang saat seseorang tidur.
"Jika kamu langsung tidur setelah beraktivitas, kamu cenderung mengalami kejang otot yang cukup kuat untuk membuatmu terbangun," ujar Sheena.
Kapan dan Bagaimana Melakukan Peregangan Sebelum Tidur?
Waktu dan tempat terbaik untuk melakukan peregangan malam hari adalah kapan pun dan di mana pun menjelang tdiur. Yang penting kamu melakukannya secara konsisten.
Luangkan waktu 30 menit hingga 1 jam untuk melakukan peregangan sebelum tidur. Hindari melakukannya di menit-menit akhir saat kamu terlalu lelah karena mungkin kamu malah akan melewatkannya.
Baca Juga: Kamu Merasa Sangat Lelah Namun Justru Susah Untuk Bisa Tidur? Berikut Ini Penyebabnya.
Sebagai awal peregangan, tarik napas dalam-dalam. Menurut Anna, jika kamu cemas dan stres, luangkan waktu lima hingga 10 menit untuk merelaksasikan seluruh sistem tubuhmu. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan manfaat lebih dari peregangan.
Dan seperti halnya peregangan lainnya, tujuan dari peregangan sebelum tidur ini adalah untuk meregangkan kelompok otot dengan lembut, bukan untuk meregangkannya secara berlebihan. Kamu harus tetap bisa bernapas selama peregangan.
***