- Stretching
Lakukan stretching atau peregangan pada bagian otot yang mengalami kram/gejala kram. Pastikan bahwa otot bagian tersebut dalam posisi lurus, tidak tertekuk. Cari posisi senyaman mungkin untuk melakukan peregangan ini dan bantu mengurangi ketengangan otot dengan menggosok-gosok bagian yang kram.
- Memijat
Setelah melakukan peregangan secukupnya, pijat bagian otot yang kram tadi secara halus. Ini akan membantu mengurangi rasa nyeri. lakukan dengan hati-hati, jika perlu minta bantuan ornag lain. Agar lebih nyaman, kamu bisa menggunakan obat pendamping seperti salep, balsam, atau minyak gosok.
- Terapkan pemanasan atau pendinginan
Terapkan pemanasan atau pendinginan pada otot yang mengalami kram. Ini bisa kamu lakukan dengan mengompres bagian otot yang kram dengan kompres panas atau komprs dingin (air es atau air dingin) dnegan memberikan sedikit tekanan pada bagian yang kram.
Baca Juga: Lakukan 10 Gerakan Pemanasan Berikut Ini Sebelum Kamu Lari
- Pastikan tubuh kamu terdehidrasi
Pastikan tubuh kamu terhidrasi dengan baik setelah kram teratasi dengan baik. Hidrasi ini membantu otot oto kembali berfungsi normal dan mencegah kram kembali.
- Mencukupi kebutuhan magnesium
Mencukupi kebutuhan magnesium lebih pada pencegahan agar kram otot tidak terulang. Kebutuhan akan magnesium ini bisa kamu penuhi dengan mengonsumsi biji-bijian atau kacang-kacngan atau dengan suplemen tambahan.
- Mengonsumsi makanan berprotein
Sama seperti mencukupi kebutuhan magnesium, mengonsumi makanan berprotein ini sifatnya juga pencegahan supaya risiko mengalami kram lagi bisa dikurangi. Protein bisa membantu proses perbaikan otot yang cedera. Adapun sumber makanan berprotein antara lain daging merah, ikan, kacang-kacangan.
***