Pejuangkantoran.com – Tubuh manusia itu adalah “supercomputer” yang paling canggih yang tidak pernah ada tandingannya. “Dashboard” tubuh kita akan memberikan notifikasi jika ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh kita.
Salah satunya adalah, tubuh kita akan memberikan tanda-tanda yang spesifik jika kekurangan nutrisi tertentu atau mengalami malnutrisi.
Tubuh manusia pada dasarnya memerlukan sejumlah nutrisi dalam jumlah tertentu. Ketika asupannya tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut, maka tubuh akan mengalami malnutrisi.
Kamu mungkin mengalami kekurangan gizi karena malnutrisi secara keseluruhan, atau hanya mungkin memiliki beberapa jenis nutrisi yang berlimpah tetapi kekurangan jenis nutrisi lainnya.
Kekurangan vitamin atau mineral dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius bagi tubuh kita. Di sisi lain, kelebihan nutrisi juga bisa menimbulkan masalah.
Menurut clevelandclinics.org, ada 4 tipe malnutrisi. Tapi pada intinya, malnutrisi ini bisa berarti kekurangan nutrisi tertentu atau malah kelebihan nutrisi tertentu. Bisa juga berarti ketidakseimbangan zat gizi makro (protein, karbohidrat, lemak) atau zat gizi mikro (vitamin dan mineral).
Kekurangan nutrisi makro dan mikro
Secara umum, kekurangan nutrisi adalah apa yang ada dalam benak orang tentang malnutrisi. Kekurangan nutrisi/gizi disebabkan karena pola makan yang tidak cukup atau tubuh kesulitan menyerap cukup nutrisi dari makanan.
Kekurangan gizi bisa disebabkan memiliki pola makan yang tidak baik atau jika tubuhmu kesulitan menyerap cukup nutrisi dari makanan.
Kekurangan gizi makronutrien disebut juga kekurangan energi protein, yaitu kekurangan zat gizi makro, seperti protein, karbohidrat, dan lemak yang menjadi energi tubuh.
Sementara kurang gizi mikronutrien adalah kekurangan vitamin dan mineral. Kebutuhan tubuh akan nutrisi ini lebih kecil untuk semua jenis fungsi.
Kelebihan nutrisi makro dan mikro
WHO telah menambahkan kelebihan nutrisi/gizi sebagai malnutrisi juga. Ini untuk mengenali dampak buruk kesehatan yang dapat disebabkan oleh konsumsi nutrisi yang berlebihan.