bugar

10 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuat Ingatan Jadi Menurun, Salah Satunya Multitasking

Rabu, 5 Maret 2025 | 16:10 WIB
Menjadi pelupa bukan hanya karena proses bertambahnya usia namun juga akibat gaya hidup. (Freepik)

Sementara makanan olahan yang penuh dengan gula, lemak tidak sehat, dan aditif buatan, dapat menyebabkan peradangan dan stres oksidatif di otak.

Efek negatif ini dapat mengganggu memori, memperlambat fungsi kognitif, dan meningkatkan risiko penyakit neurologis.

  1. Mengabaikan stimulasi mental

Sama seperti aktivitas fisik yang memperkuat tubuh, stimulasi mental juga menjaga otak tetap bugar.

Ketika kamu berhenti menantang otak, dengan cara mempelajari keterampilan baru, membaca, memecahkan teka-teki, atau terlibat dalam aktivitas kreatif, kemampuan otak mulai menurun.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam aktivitas yang merangsang mental, memiliki risiko penurunan kognitif dan kehilangan memori yang lebih rendah seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Ini Menu Sarapan Cerdas untuk Otak yang Lebih Tajam dan Kuat!

  1. Membiarkan stres mengambil alih

Stres kronis membanjiri otak dengan kortisol, hormon yang dalam jumlah tinggi dapat merusak neuron dan mengecilkan hippocampus.

Itulah sebabnya orang yang sering di bawah tekanan menjadi sering lupa dan sulit berkonsentrasi.

  1. Tak melakukan interaksi sosial

Bersosialisasi tidak hanya baik untuk kesejahteraan emosional, tetapi juga memainkan peran kunci dalam menjaga kesehatan kognitif.

Ini karena percakapan dan interaksi sosial menantang otak untuk memproses informasi dengan cepat, mengingat detail tentang orang, dan terlibat dalam diskusi yang bermakna.

  1. Tidak minum cukup air

Karena otak mengandung sekitar 75% air, bahkan dehidrasi ringan dapat berdampak negatif pada memori dan fungsi kognitif.

Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan konsentrasi yang buruk, yang membuat kamu lebih sulit untuk mengingat informasi.

Penelitian menunjukkan bahwa tetap terhidrasi dengan baik dapat meningkatkan memori, perhatian, dan kinerja mental secara keseluruhan. (Elga Windasari)

***

Halaman:

Tags

Terkini