Pejuangkantoran.com – Dalam bulan puasa Ramadhan seperti ini, sering sekali kamu dengar kalimat yang menyebutkan bahwa bau mulut orang yang berpuasa seperti bau minyak kesturi. Kalimat ini memag mengutip hadits Riwayat Muslim yang menyebutkan "Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi".
Ini sebenarnya makna kiasan majas bukan berarti secara harafiah bau mulut orang yang berpuasa benar-benar lebih harum daripada bau minyak kesturi. Ini hanya menyiratkan bahwa ibadah puasa yang dilakukan dengan Ikhlas, nilainya sangat besar di sisi Allah. Dan bau muut orang berpuasa itu simbol akan ketaatan dan keikhlasan dalam berpuasa.
Namun sesungguhnya, mulut orang yang berpuasa secara alami tetaplah berbau tidak sedap. Ini karna:
- Kurangnya produksi air liur: Saat berpuasa, produksi air liur berkurang, sehingga mulut menjadi kering dan bakteri berkembang biak.
- Sisa makanan: Sisa makanan yang terselip di antara gigi dapat membusuk dan menyebabkan bau mulut.
- Masalah kesehatan: Secara umum (tak hanya dijumpai di orang berpuasa saja), beberapa masalah kesehatan, seperti penyakit gusi, infeksi sinus, dan masalah pencernaan, dapat menyebabkan bau mulut.
Oleh karena itu, bau mulut sering mengganggu kenyamanan. Apalagi jika kamu bekerja di bidang yang harus banyak berbicara dengan orang lain, entah itu marketing, public relation, pengajar, dan sebagainya
Baca Juga: Terapkan Puasa dan Anger Management di tempat Kerja Maka Hasilnya Luar Biasa
Berikut beberapa cara efektif untuk mencegah dan menghilangkan bau mulut tak sedap selama puasa:
- Menjaga Kebersihan Mulut Secara Menyeluruh:
- Gosok Gigi Secara Rutin:
- Gosok gigi minimal dua kali sehari, yaitu setelah sahur dan sebelum tidur.
- Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat 1 gigi dan mencegah pembentukan plak.
- Pastikan untuk menyikat seluruh permukaan gigi, termasuk sela-sela gigi dan lidah.
- Bersihkan Lidah:
- Lidah adalah tempat berkumpulnya bakteri penyebab bau mulut. Gunakan sikat lidah atau bagian belakang sikat gigi untuk membersihkan lidah secara lembut.
- Gunakan Obat Kumur Antiseptik:
- Obat kumur antiseptik dapat membantu membunuh bakteri dan menyegarkan napas.
- Pilih obat kumur yang tidak mengandung alkohol, karena alkohol dapat membuat mulut kering.
- Flossing (Benang Gigi):
- Gunakan benang gigi setiap hari untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di antara gigi, yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.
Baca Juga: Ide Menu Olahan dari Buah-Buahan Untuk Sahur dan Buka Puasa Ramadhan yang Sehat
- Mengatur Pola Makan dan Minum:
- Cukupi Kebutuhan Cairan:
- Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menjaga kelembapan mulut.
- Hindari minuman manis atau berkafein, karena dapat menyebabkan dehidrasi.
- Konsumsi Makanan Berserat:
- Makanan berserat, seperti buah-buahan dan sayuran, dapat membantu membersihkan sisa makanan di mulut dan merangsang produksi air liur.
- Hindari Makanan yang Menyebabkan Bau Mulut:
- Batasi konsumsi makanan yang berbau menyengat, seperti bawang putih, bawang merah, dan petai.
- Hindari makanan yang terlalu manis.
- Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur:
- Buah dan sayur yang mengandung vitamin C, dapat membantu produksi air liur, sehingga mulut tidak kering.
Baca Juga: Daftar Buah yang Disarankan Dimakan Saat Sahur dan Buka Puasa Ramadhan Berikut Alasannya!
- Tips Tambahan:
- Berkumur dengan Air Garam:
- Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu membersihkan mulut dan mengurangi peradangan gusi.
- Hindari Merokok:
- Merokok tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.
- Periksakan Diri ke Dokter Gigi:
- Jika bau mulut terus berlanjut, segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Silakan mencoba! ***