5. Membantu proses persalinan
Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma di akhir kehamilan dapat:
- Membantu pembukaan serviks (mulut rahim);
- Mengurangi durasi proses persalinan.
Meski hasilnya menjanjikan, penelitian tambahan masih diperlukan.
6. Dapat dijadikan pemanis alami
Karena rasa manis alaminya, kurma bisa digunakan sebagai pengganti gula putih dalam resep, seperti membuat pasta kurma. Namun harus tetap dikonsumsi dalam porsi yang terkontrol karena kandungan kalorinya tinggi.
7. Manfaat tambahan yang potensial
Kurma juga mengandung mineral seperti fosfor, kalsium, dan magnesium yang:
- Mendukung kesehatan tulang
- Membantu pengendalian gula darah.
Namun, bukti ilmiahnya masih belum kuat dan perlu penelitian lanjutan.
8. Mudah dimasukkan ke dalam diet
Kurma sangat fleksibel, bisa dimakan langsung, dikombinasikan dengan kacang, dibuat smoothie, atau menjadi bagian dari makanan lain.
Kesimpulannya, kurma merupakan buah yang penuh nutrisi dan serbaguna. Manfaatnya sangat banyak, mulai dari pencernaan, antioksidan, sampai potensi dukungan bagi kesehatan otak dan persalinan.
Yang harus diwaspadai adalah kalorinya yang tinggi. Oleh karena itu, konsumsi kurma juga tetap dalam taraf yang masih wajar dan tidak berlebihan serta terkontrol. ***