Pejuangkantoran.com - Pandemi memang telah mengubah sebagian besar pola kerja. Work from home (WFH) atau remote working yang menjadi kewajiban saat pandemi, sekarang sudah menjadi kebutuhan.
Pasca pandemi di Indonesia sendiri, seperti yang dicatat dalam laman goodstats.id, minat pekerja untuk bekerja full di kantor (WFO, work from office) hanya 9%.
Sementara yang menginginkan WFH (work from home) sebanyak 23%. Paling besar adalah mereka menginginkan sistem hybrid yang menggabungkan keduanya, yaitu sebesar 68%.
Ada hal prinsip yang menjadi hal mendasar tentang remote working, yaitu masalah kepercayaan. Sebelum pandemi, kepercayaan itu dibarengi dengan pengawasan dan pemantauan yang ketat. Ibaratnya kamera CCTV.
Namun, di era remote working ini, kepercayaan bahwa pekerja remote working (remote wroker) dipercaya bisa menjalankan tugasnya tanpa pengawasan yang terlampau ketat.
Ini terutama berlaku untuk pekerja Gen Z yang mulai bekerja di era remote working ini.
"Anak-anak muda ini merasa bahwa mereka tidak perlu selalu diberitahu apa saja yang harus dilakukan," kata CEO Novartis, Vasant Narasimhan.
Di era remote working ini, perusahaan juga menyadari bahwa mereka tidak perlu mengawasi terus-menerus apa yang dilakukan karyawannya sepanjang hari, sepanjang mereka tahu apa yang harus dipertanggung jawabkan.
“Pekerja Gen Z paham sekali bagaimana harus menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan cara mereka, bukan dengan cara manajer," katanya.
Baca Juga: 10 Istilah Dunia Kerja yang Tak Dipahami Karyawan Gen Z, 'KPI' Nomor 1 yang Dicari di Google
Salah satu perusahaan besar yang menerapkan budaya untuk tidak terlalu banyak mengawasi pekerja adalah Novartis.
Menurut perusahaan ini, bagian penting dari pekerjaan seorang manajer bukanlah sekadar mengawasi timnya, namun lebih banyak untuk memantau pembelajaran, pengembangan, dan pertumbuhan anggota timnya di perusahaan.
Novartis mengandalkan alat artificial intelegent (AI) untuk membantu pekerjanya untuk lebih lebih proaktif dalam mendorong kemajuan karir mereka sendiri.
Artikel Terkait
Penelitian: Gen Z Rela Dipotong Gaji Asal Bisa Sering WFH dan Bareng Anabul
6 Keuntungan Bagi Perusahaan Jika Mempekerjakan Gen Z. Tidak Percaya? Simak Sendiri!
Apa Sih Arti 'Jam Koma' yang Sering Diucapkan Gen Z? Ternyata Semua Generasi Mengalaminya Lho
4 Penyebab Gen Z dan Milenial Asik-asik Aja Makan Sendirian, Siapa Bilang karena Kesepian?
Gen Z Mulai Sadar Investasi, Simak Tips Cerdas Investasi Properti Berikut Ini
Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!