PejuangKantoran.com - Konsultan karir selalu bilang bahwa kesuksesan ditentukan oleh bakat, usaha, dan kerja keras. Tetapi, keberuntungan memainkan peran yang jauh lebih besar dalam kesuksesan daripada yang dipikirkan kebanyakan orang.
Tidak berarti bahwa bakat dan usaha, dan "bekerja cerdas" sama sekali tidak penting. Tentu saja penting. Namun peran keberuntungan dalam kesuksesan sebenarnya terlihat jelas.
Misalnya, beberapa dari kita memiliki orang tua yang cukup mampu dan beruntung untuk membesarkan kita dengan cara (dan tempat) yang mempersiapkan kita untuk sukses.
Baca Juga: Perusahaan Rekaman Lyodra Universal Music Group Buka Lowongan Kerja Legal Administrator
Beberapa dari kita memiliki, atau memiliki akses ke jaringan orang-orang sukses yang dapat bertindak sebagai penolong dan mentor.
Beberapa dari kita memiliki kredensial dari lembaga bergengsi yang dapat membantu karir kita, lalu kita bisa masuk ke lembaga tersebut sebagian karena orang tua kita mampu membiayainya.
Dengan bantuan lebih banyak keberuntungan dan ditambah usaha dan sedikit bakat, akhirnya kita berhasil membangun kehidupan yang kita inginkan.
Jadi, keberuntungan telah memainkan peran besar dalam kesuksesan kita. Namun, kesuksesan bukan hanya faktor keberuntungan.
Keberuntungan dalam konteks karir
Keberuntungan, dalam konteks karir, bisa dianggap sebagai kejadian kebetulan yang menciptakan peluang. Bisa jadi bertemu dengan influencer utama di acara jejaring, menemukan lowongan pekerjaan yang tak terduga, atau memiliki keterampilan unik yang menjadi berharga karena tren pasar.
Baca Juga: Jangan Tertipu! Ini 7 Tanda Orang yang Sok Cerdas yang Sering Kamu Jumpai
Namun, keberuntungan ini bervariasi dalam arti pentingnya dan dapat dibentuk oleh pola pikir, kesiapan, dan kemampuan seseorang untuk memanfaatkannya.
Penelitian oleh psikolog bahkan menunjukkan bahwa individu yang menganggap dirinya beruntung cenderung menciptakan peluang melalui pola pikir positif dan pendekatan proaktif mereka.
Meskipun kekuatan eksternal seperti kondisi ekonomi, kemajuan teknologi, dan hubungan sosial dapat berkontribusi pada keberuntungan, faktor internal—seperti ketekunan, ketahanan, dan disiplin diri—membentuk kemampuan kita untuk memanfaatkannya.
Pada dasarnya, meskipun keberuntungan dapat memberikan jalan menuju kesuksesan, sering kali upaya, keterampilan, dan dedikasi individulah yang bisa memuluskan jalan tersebut.
Artikel Terkait
Migrain Lebih Banyak Menyerang Perempuan? Lalu Kapan Saatnya Harus Mendapat Pertolongan Medis?
Buat Kevin Ardilova, Ketindihan Bukan Sekadar Film Jumpscare buat Nakut-nakutin Penonton
Slow Living di Dunia Kerja Menjauhkan Diri dari Tuntutan untuk Bekerja Berlebihan
Usia Pensiun Diperpanjang Menjadi 59 Tahun Mulai 2025: Apa Manfaat yang Diterima Pensiunan?
Buah dan Sayur yang Bisa Meningkatkan Imunitas Tubuh
Thrifting Lagi Hits, Tapi 8 Pakaian Ini Sebaiknya Tidak Dibeli di Toko Secondhand
9 Hal Urusan Packaging yang Harus Dipahami Oleh Pelapak Maupun Pembeli Supaya Semuanya Happy!