Si Silent Reader, yang Lebih Banyak Diam di Grup Chat, Ternyata Cenderung Punya EQ Tinggi

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 17 April 2025 | 16:50 WIB
Ilustrasi: Orang yang jarang komentar di grup chat ternyata punya kecerdasan emosional tinggi. (Freepik)
Ilustrasi: Orang yang jarang komentar di grup chat ternyata punya kecerdasan emosional tinggi. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Sadarkah kamu kalau tak semua anggota dalam WhatsApp Group (WAG) atau grup obrolan apa pun yang suka ikut komentar?

Pasti ada beberapa orang yang tidak pernah atau jarang memberi respons dan hanya menjadi silent reader di dalam grup.

Ternyata, ada keuntungan psikologis bagi orang-orang yang lebih memilih diam dalam grup chat. Meskipun ini bukan alasan untuk mengabaikan pesan, tetapi orang yang cerdas secara emosional seringkali tahu kapan harus berbicara dan kapan harus diam.

Baca Juga: 'Pengepungan di Bukit Duri' Ekspresi Keresahan Joko Anwar akan Gagalnya Sistem Pendidikan

Keberadaan mereka dalam grup malah bisa memberi dampak positif dalam percakapan.

Ada tujuh alasan mengapa silent reader dalam WAG atau grup chat apa pun biasanya memiliki kecerdasan emosional atau EQ yang lebih tinggi.

1. Lebih banyak mendengarkan 

Orang yang cerdas secara emosional lebih banyak mendengarkan dan mengamati daripada berbicara.
Mereka paham betapa pentingnya memahami perspektif orang lain sebelum memberi respons, sehingga memberi ruang bagi orang lain untuk menyuarakan pendapat mereka.

2. Tidak terpengaruh oleh tekanan teman sebaya 

Orang yang jarang membalas pesan di grup obrolan memiliki ketahanan emosional yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari teman sebaya.

Baca Juga: Cara Aktivasi Fitur Multi-Factor Authentication di Situs ASN Digital yang Wajib Dilakukan Karyawan

Mereka memilih untuk tidak terlibat dalam percakapan yang berpotensi merugikan untuk menjaga kesejahteraan emosionalnya.

3. Mampu menangkap poin dalam percakapan 

Meskipun komunikasi melalui teks sering kali bisa menyebabkan kesalahpahaman, orang yang diam dalam grup sering kali bisa menangkap poin yang terlewatkan oleh orang lain.

Mereka lebih mampu membaca situasi dan membantu meredam ketegangan dalam percakapan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X