PejuangKantoran.com - Indonesia sedang mengalami apa yang disebut "tech winter", di mana pertumbuhan ekonomi melambat, investasi di sektor teknologi berkurang, dan layoff terjadi di mana-mana.
Persaingan di dunia kerja pun semakin ketat, karena semakin banyak orang yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Kalau sudah begini, punya networking yang luas bukan sekadar keuntungan, tetapi menjadi keterampilan yang sangat penting untuk membuka berbagai peluang.
Dalam banyak kasus, punya jejaring menjadi pembeda antara pelamar yang hanya mengirimkan lamaran, dan mereka yang langsung mendapat undangan wawancara.
Baca Juga: Tempat Nongkrong Baru di Singapura buat yang Mau Short Getaway di Tanggal Merah Bulan Mei
Dengan koneksi yang tepat, ini bisa memberikan akses ke informasi lowongan kerja yang tidak dipublikasikan secara luas. Bahkan, ini juga menciptakan peluang kerja baru yang disesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki.
Peluang melalui hubungan profesional
Membangun networking bukan sekadar mengenal banyak orang, melainkan tentang menciptakan hubungan yang saling mendukung dan penuh kepercayaan.
Dalam proses rekrutmen, hubungan personal dengan pemberi kerja atau orang dalam memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar menyodorkan data di atas CV.
Peluang untuk dipertimbangkan dan mendapatkan pekerjaan lebih cepat menjadi jauh lebih besar jika kamu diperkenalkan langsung oleh orang dalam alias ordal di perusahaan.
Data dari HubSpot menyebutkan bahwa 85% pekerjaan didapatkan melalui networking. Bahkan CNBC mengungkapkan bahwa 70% lowongan tidak pernah diumumkan secara publik.
Angka ini menunjukkan bahwa banyak posisi diisi melalui referensi atau relasi yang sudah terjalin sebelumnya. Itulah sebabnya membangun networking dapat dianggap sebagai jalan pintas untuk mendapatkan pekerjaan lebih cepat.
Baca Juga: Membangun Networking yang Profesional Bisa Jadi Investasi Terbaik di Dunia Kerja Saat Ini
Lalu, lebih dari sekadar membuka akses ke pekerjaan, punya jejaring yang luas juga memberi keunggulan dalam proses seleksi.
Jika kamu direkomendasikan oleh seorang teman, umumnya kamu akan lebih dipercaya dan dianggap lebih cocok oleh rekruter karena telah melewati “penilaian” awal dari rekan kerja yang dikenal.
Ini tentu saja menjadi keunggulan yang sulit disaingi oleh pelamar yang tidak memiliki jejaring internal.
Artikel Terkait
Sudah Jadi Tentara Rusia, Satria Arta Kumbara Dipecat dari TNI AL dan Kehilangan Kewarganegaraan
14 Buah dengan Kandungan Protein Tinggi yang Mengejutkan, Sehat Banget Buat Diet
6 Manfaat Kesehatan Nanas yang Perlu Kamu Ketahui
5 Inti Metode Manajemen Tidur ala Pelatih Tidur Premiere League Membuat Tidurmu Berkualitas
6 Mitos Bahasa Tubuh yang Sering Disalahpahami, Menghindari Kontak Mata Pasti Tanda Berbohong?
Nasabah Loyal Pengguna BRImo Menerima Hadiah BRImo FSTVL 2024, dari Tabungan Emas hingga BMW
Berdampak Positif Pada Kesehatan Fisik dan Mental, Pre Sleep Routine Wajib Kamu Lakukan. Ini Contohnya!