Si 'Night Owl' Tak Perlu Merasa Bersalah karena Lebih 'On' Jika Bekerja pada Malam Hari

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:40 WIB
Ilustrasi: Orang yang lebih produktif di malam hari biasanya memiliki gen, senyawa kimia dalam otak, pilihan gaya hidup, dan ciri-ciri kepribadian night owl. (Freepik)
Ilustrasi: Orang yang lebih produktif di malam hari biasanya memiliki gen, senyawa kimia dalam otak, pilihan gaya hidup, dan ciri-ciri kepribadian night owl. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Jika kamu merasa lebih produktif di malam hari, itu bukan tanda kamu seorang pemalas.

Malahan, si night owl, alias orang yang cenderung bekerja pada malam hari, disebut lebih kreatif dan lebih tidak stres dibandingkan orang-orang yang bangun pagi.

Ini karena sukses sebenarnya tidak ada kaitannya dengan pilihan waktu kerjanya, tetapi tentang bagaimana kecepatan diri kamu dan bagaimana cara berkembang di dalamnya.

Baca Juga: Berkat Hakim Federal AS, Mahasiswa Internasional Sementara Bisa Lanjut Kuliah di Harvard!

Haruskah jadi orang yang suka bangun pagi?

Saat jam menunjukkan pukul 21.00 dan orang-orang sudah bersiap untuk istirahat, kamu justru baru "on", dan merasakan pikiran menjadi hidup. Lalu, kamu memutuskan untuk menulis jurnal, bekerja, atau melakukan pekerjaan kreatif apa pun.

Namun, terkadang kebiasaan ini membuat kamu merasa bersalah karena banyak orang menyarankan untuk “tidur lebih awal agar bangun lebih awal”. Tujuannya agar kamu lebih produktif pada saat yang seharusnya.

Jika kamu pernah ditegur bahwa kamu malas, tidak disiplin, atau tidak selaras dengan berjalannya dunia karena baru bisa bekerja malam hari, kamu tidak sendirian.

Ilmu pengetahuan justru mengatakan sebaliknya. Faktanya, begadang mungkin membuat kamu menjadi diri sendiri yang lebih kreatif, tajam, mawas diri, dan cerdas secara emosional.

Jadwal tidur kamu bukan sebuah kesalahan

Baca Juga: Proses Perekrutan Sering Berlaku Kurang Adil pada Kandidat, Kepribadian Lebih Diutamakan daripada Kompetensi

Ada orang yang bisa bangun saat fajar menyingsing, tetapi tak sedikit yang bangun siang hari. Ini tidak menunjukkan karakter yang satu lebih baik daripada yang lain.

Orang dengan tipe morning person atau night owl berkaitan dengan kondisi biologisnya. Sebab jam internal tubuh, yang dikenal sebagai kronotipe, sudah tertulis dalam DNA setiap orang.

Jika kamu memiliki ritme alami yang merasa lebih produktif di malam hari, bukan berarti karena kamu menghindari pagi hari. Namun, karena tubuh kamu memang tidak diciptakan seperti itu.

Orang cerdas cenderung begadang?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Times Life

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X