Cara Santai Mengumumkan Keluar dari Tempat Kerja via LinkedIn, tapi Tetap Profesional

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 16:36 WIB
Ada kalanya kamu harus mengumumkan career break kamu di Linked In dengan santai. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ada kalanya kamu harus mengumumkan career break kamu di Linked In dengan santai. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Mengumumkan kalau kamu sudah berhenti n atau resigdari pekerjaan saat ini lewat LinkedIn, bisa jadi momen yang penuh makna.

Selain memberi tahu jaringan kamu, ini juga kesempatan untuk menunjukkan apresiasi, menulis ulang narasi karier, dan menjaga hubungan baik.

Jika kamu akan resign dalam waktu, coba ikuti panduan mudah di bawah ini.

  1. Awali dengan rasa terima kasih

Mulailah dengan menyampaikan penghargaan terhadap pengalaman dan orang-orang yang kamu temui selama bekerja. Misalnya:

"Saya sangat bersyukur telah belajar begitu banyak bersama tim yang luar biasa di [perusahaan kamu]."

Penting untuk menonjolkan sisi positif yang kamu alami. Fokus saja pada kebersamaan, pencapaian, dan hubungan baik yang terjalin 

  1. Ceritakan alasan kamu resign, jika perlu

Kamu bisa bercerita kalau akan mengambil cuti karir untuk fokus hal pribadi atau memulai babak baru yang lebih menantang. Jika ini yang terjadi, LinkedIn punya fitur “Career Break” yang bisa kamu kamu gunakan.

Pastikan kamu menjelaskan dengan sederhana karena itu akan membantu jaringan kamu memahami situasinya dan tetap menghargainya.

Baca Juga: Mau Resign? Ucapkan Kata Perpisahan dengan Cara Ini, No Drama-drama Club!

  1. Jujur dan positif itu kunci

Kalau hati kamu sebenarnya belum bahagia dengan pekerjaan sebelumnya, hindari memberikan cerita negatif. Cukup fokus ke hal-hal positif dari langkah selanjutnya dan apa yang ingin kamu capai. Contohnya:

“Peran sebelumnya memberikan banyak pelajaran berharga yang akan saya bawa ke perjalanan karier selanjutnya.”

  1. Bagikan rencana baru atau tujuan selanjutnya

Ceritakan sekilas apa yang akan kamu lakukan berikutnya. Apakah akan memulai pekerjaan baru, mengambil cuti karier, atau mengejar passion lain.

Ini akan membantu membangun antusiasme dan menjaga hubungan tetap terbuka.

  1. Waktu posting yang tepat

Posting pengumuman setelah hari pertama kamu di pekerjaan baru atau saat cuti resmi dimulai, jangan terlalu cepat. Ini akan menjaga agar pengumuman kamu terasa lebih pasti dan tepat waktu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X