Pejuangkantoran.com - Mendapatkan pujian di tempat kerja memang menyenangkan. Baik dari atasan, rekan kerja, atau klien. Inilah rasa yang kita rasakan saat usaha kita diakui.
Umpan balik positif seperti ini juga bisa meningkatkan semangat dan membantu untuk fokus pada hal-hal yang memang kita kuasai.
Namun, tak jarang pujian juga bisa bermaksud lain. Ada kalanya pujian digunakan bukan hanya untuk menghargai, tetapi untuk “memancing” seseorang mengambil tanggung jawab lebih banyak dari seharusnya.
Misalnya, kamu dianggap “ahli” dalam sesuatu, lalu diminta terus melakukan tugas itu, meskipun sebenarnya bukan bagian dari pekerjaan kamu.
Hal seperti ini bisa terjadi dalam berbagai situasi. Contohnya, saat kamu diminta mencatat rapat, membimbing rekan baru, atau ikut mengurus acara kantor hanya karena kamu “hebat mengatur acara”.
Sekilas memang terlihat positif, tetapi ini bisa jadi tanda bahwa kamu sedang dimanfaatkan tanpa disadari.
Baca Juga: Begini Cara Menanggapi Pujian yang Lebih Pede tanpa Merasa Canggung atau Takut Dibilang Sombong
Apa itu pujian yang dimanfaatkan?
Pujian yang dimanfaatkan biasanya terlihat dari kalimat yang terdengar seperti penghargaan, tetapi diikuti permintaan tambahan.
Contohnya kalimat, “Kamu paling rapi kalau bikin catatan, tolong rapat nanti kamu yang catat, ya!” atau “Presentasimu keren banget, bisa tolong pimpin presentasi berikutnya juga?”
Kalimat seperti ini terdengar manis, tetapi sebenarnya bisa jadi cara halus untuk membuat kamu mengerjakan lebih banyak hal tanpa pengakuan atau imbalan yang sepadan.
Meski begitu, tidak semua permintaan seperti itu berarti negatif. Penting untuk melihat kembali konteksnya, menurut Emily Button-Lynham, seorang konsultan karier.
Button-Lynham menjelaskan bahwa kamu perlu melihat pola.
Apakah yang memberi pujian selalu orang yang sama? Apakah hanya kamu yang terus diminta melakukan tugas tambahan? Apakah jenis tugasnya selalu sama, seperti administrasi atau pekerjaan organisasi yang sering dibebankan pada perempuan?
Artikel Terkait
7 Ciri Orang Sulit Menerima Pujian, Salah Satunya Suka Meremehkan Pencapaian Diri
Contoh Komentar Pasif-Agresif dari Rekan Kerja atau Atasan yang Kerap Terselubung seperti Pujian
Fenomena Ghostworking, Saat Rekan Kerja Kelihatan Produktif, Tapi Pekerjaannya Tak Ada yang Beres
Cara Menjual Ide Besar ke Atasan, yang Penting Jangan Langsung Baper Kalau Ditolak
Panduan Bagi Kamu Sebagai Anak Baru Untuk Membaca Karakter Rekan Kerja di Kantor
Kamu Merasa Tidak Cocok dengan Cara Kerja Atasan? Begini Cara agar Tetap Waras dan Profesional