Rumput Tetangga Nggak Selamanya Hijau, Jangan Terjebak FOMO Karier: Tidak Semua Orang Harus Resign Setelah Melihat Konten Social Media

photo author
Adhityaswara Nuswandana, Pejuang Kantoran
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Di era digital seperti sekarang, fenomena FOMO kariersangat mudah menjangkiti para pekerja di kota-kota besar Indonesia. Pekerjaan konten kreator kadang membuat kita punya pikiran impulsif untuk berhenti bekerja dan merubah karir seperti mereka. Padahal banyak hal yang tidak terlihat di depan layar. (Google Gemini/PejuangKantoran.com)
Di era digital seperti sekarang, fenomena FOMO kariersangat mudah menjangkiti para pekerja di kota-kota besar Indonesia. Pekerjaan konten kreator kadang membuat kita punya pikiran impulsif untuk berhenti bekerja dan merubah karir seperti mereka. Padahal banyak hal yang tidak terlihat di depan layar. (Google Gemini/PejuangKantoran.com)
  1. Audit Karier Anda Saat Ini

Apakah Anda benar-benar membenci pekerjaan Anda, atau Anda hanya sedang lelah? Jika lingkungan kerja Anda di Jabodetabek masih terhitung sehat, gaji masuk tepat waktu, dan ada ruang untuk bertumbuh, pikirkan kembali keputusan untuk keluar.

  1. Batasi Konsumsi Konten Toxic Positivity Karier

Jika akun-akun tertentu membuat Anda merasa tidak berharga, jangan ragu untuk menekan tombol unfollow atau mute. Fokuslah pada milestone (pencapaian) diri Anda sendiri.

  1. Cari Tantangan Baru Tanpa Harus Resign

Anda bisa mengambil sertifikasi profesional secara online, mengikuti komunitas industri lokal di kota Anda (seperti komunitas digital marketing atau startup di Bandung dan Yogyakarta), atau memulai side hustle (kerja sampingan) kecil-kecilan di akhir pekan.

Kesimpulan: Karier Anda Bukan Konten 15 Detik

Menyaksikan kesuksesan orang lain di layar ponsel pintar seharusnya menjadi motivasi, bukan racun yang merusak stabilitas hidup Anda. Setiap wilayah di Indonesia memiliki dinamika pasar kerja dan biaya hidup yang berbeda-beda. Apa yang berhasil bagi seorang kreator konten di Jakarta belum tentu bisa diaplikasikan dengan instan jika Anda berada di Semarang atau Makassar.

Jangan biarkan algoritma media sosial mendikte masa depan finansial dan profesional Anda. Tetaplah berpijak pada realitas, bangun fondasi yang kuat, dan ingatlah: tidak semua orang harus resign untuk menjadi sukses.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X