PejuangKantoran.com - Bagi pekerja kantoran, long weekend seharusnya menjadi kesempatan untuk mengisi ulang energi. Namun, tambahan satu hari libur sering kali justru habis untuk tidur, scrolling media sosial, atau memikirkan pekerjaan yang menunggu pada Senin pagi.
Menurut TIME, orang-orang yang mampu memanfaatkan long weekend dengan baik biasanya sudah menyiapkan rencana sebelum libur, menyelesaikan pekerjaan penting terlebih dahulu, membatasi penggunaan teknologi, hingga menyediakan waktu untuk benar-benar tidak melakukan apa-apa.
Konsep tersebut bisa diterapkan dengan cara yang lebih realistis untuk pekerja di Indonesia. Tidak harus pergi ke luar negeri atau menginap di hotel mahal. Berikut beberapa caranya.
1. Bereskan Pekerjaan Sebelum Pulang Kantor
Jangan menunggu Jumat sore untuk membereskan semuanya. Sebelum libur dimulai, selesaikan pekerjaan yang benar-benar mendesak dan buat daftar pekerjaan yang akan dikerjakan setelah kembali.
Dengan begitu, kamu tidak perlu menghabiskan long weekend sambil berpikir, “Senin nanti harus mengerjakan apa, ya?”
Baca Juga: Burnout Bukan Cuma Karena Kerja: Begini Cara Lifestyle Modern Menguras Energi di Kota Besar
2. Jangan Isi Semua Hari dengan Agenda
Long weekend bukan berarti harus penuh aktivitas. Justru, salah satu hal yang dilakukan orang-orang sukses adalah menyediakan waktu tanpa agenda.
Kamu bisa mengalokasikan satu hari untuk pergi dan satu hari lainnya benar-benar santai di rumah. Tidak ada itinerary, tidak ada alarm, dan tidak perlu merasa bersalah karena seharian rebahan.
3. Kalau Mau Traveling, Jangan Terlalu Jauh
Untuk pekerja kantoran Indonesia, long weekend tiga atau empat hari bukan waktu ideal untuk perjalanan yang membutuhkan terlalu banyak transit.
Pilih destinasi yang bisa dijangkau dengan penerbangan singkat, kereta, atau perjalanan darat beberapa jam. Pergi ke kota sebelah atau staycation di dalam kota juga bisa memberikan efek “liburan” tanpa membuat tubuh kelelahan di perjalanan.
4. Coba Staycation
Tidak punya cukup waktu atau budget untuk traveling? Staycation bisa menjadi pilihan.
Pilih hotel yang suasananya berbeda dari rumah, matikan laptop, pesan makanan, berenang, spa, atau sekadar tidur tanpa harus memikirkan pekerjaan rumah. Konsep staycation juga disebut sebagai salah satu pilihan untuk mendapatkan mental break tanpa stres perjalanan panjang.
5. Matikan Notifikasi Kantor
Ini mungkin bagian tersulit bagi pejuang kantoran.
Sebelum libur, beri tahu rekan kerja kapan kamu kembali dan siapa yang bisa dihubungi jika ada hal yang benar-benar mendesak. Setelah itu, matikan notifikasi email atau grup kerja untuk sementara.
Artikel Terkait
Mengapa Pengajuan Izin WFH Sering Ditolak Atasan? Begini Cara Bikin Si Bos Bilang 'Yes!'
Ini Penyebab Pipis Berwana Merah Setelah Olah Raga Intensif
9 Contoh Email Pengajuan Izin WFH dalam Bahasa Inggris yang Disesuaikan Kebutuhan Kamu
5 Karakteristik Yang Bisa Menjadikan Portable Proof Kamu Bakal Dilirik Rekruter
3 Prinsip agar Meeting Jadi Lebih Terarah dan Tidak Membuang Waktu: Goals, Rules, dan Soul
Daftar 15 Pekerjaan Unik Berikut Gajinya, Ada Yang Dibayar Untuk Tidur!
Sikap Defensif Tidak Baik Bagi Organisasi. Berikut 8 Penyebab dan Bahayanya Bagi Organisasi.
Burnout Bukan Cuma Karena Kerja: Begini Cara Lifestyle Modern Menguras Energi di Kota Besar
Pekerja Lapangan Paling Rentan Terpapar Kabut Asap Kebakaran Hutan, Bisakah Mereka WFH?
5 Tanda Red Flags Rekrutmen: Tanda Budaya Kerja Toxic yang Dihindari Gen Z, Buat Jadi Perhatian Tim HR