TIME juga menyarankan membuat batasan yang jelas mengenai kapan seseorang dapat dihubungi selama long weekend dan benar-benar mengambil jeda dari ponsel maupun laptop.
Baca Juga: Badan Khusus PBB 'FAO' Membuka Lowongan Kerja National Project Assistant, Kontrak 12 Bulan
6. Jangan Cuma Tidur Seharian
Tidur memang penting, terutama setelah seminggu bekerja. Tetapi menghabiskan seluruh long weekend di tempat tidur mungkin membuat liburan terasa berlalu begitu saja.
Coba lakukan satu aktivitas yang sudah lama ingin kamu lakukan, seperti memasak, olahraga, melukis, membaca, menonton film, atau mencoba restoran baru.
7. Ketemu Teman atau Keluarga
Long weekend juga bisa menjadi kesempatan untuk bertemu orang-orang yang jarang ditemui selama hari kerja.
Tidak perlu membuat acara besar. Ngopi, makan siang bersama keluarga, barbecue di rumah, atau sekadar mengobrol dengan teman lama sudah cukup untuk membuat waktu libur terasa lebih berarti. Menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga dan teman juga termasuk aktivitas yang direkomendasikan dalam long weekend.
8. Sisihkan Waktu untuk Olahraga
Setelah duduk di depan laptop selama berjam-jam, long weekend bisa dimanfaatkan untuk kembali bergerak.
Tidak harus pergi ke gym. Jalan pagi, jogging, bersepeda, berenang, hiking ringan, atau sekadar berjalan-jalan di taman bisa menjadi pilihan.
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, Ada 4.770 Formasi di 9 Instansi
9. Jangan Membawa “Dosa Pekerjaan” ke Liburan
Presentasi yang belum selesai, email yang belum dibalas, atau meeting minggu depan sebaiknya tidak terus dipikirkan selama liburan.
Selama tidak ada keadaan darurat, pekerjaan bisa menunggu. Salah satu tujuan long weekend adalah memberikan kesempatan bagi otak untuk benar-benar keluar dari rutinitas kerja.
10. Sisakan Minggu Malam untuk Persiapan
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menikmati liburan sampai menit terakhir. Akibatnya, Senin pagi terasa seperti sebuah hukuman.
Sisihkan beberapa jam pada malam terakhir untuk menyiapkan pakaian kerja, mengecek agenda penting, merapikan rumah, dan menentukan prioritas untuk minggu berikutnya. TIME juga menyarankan memikirkan minggu kerja berikutnya tanpa menjadikannya sumber stres.
Intinya, long weekend bukan tentang seberapa jauh kamu pergi atau berapa banyak aktivitas yang berhasil dilakukan. Bagi pekerja kantoran, tiga atau empat hari libur justru bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan sesuatu yang sering hilang selama hari kerja: waktu untuk benar-benar berhenti, beristirahat, dan melakukan hal yang disukai.
Artikel Terkait
Mengapa Pengajuan Izin WFH Sering Ditolak Atasan? Begini Cara Bikin Si Bos Bilang 'Yes!'
Ini Penyebab Pipis Berwana Merah Setelah Olah Raga Intensif
9 Contoh Email Pengajuan Izin WFH dalam Bahasa Inggris yang Disesuaikan Kebutuhan Kamu
5 Karakteristik Yang Bisa Menjadikan Portable Proof Kamu Bakal Dilirik Rekruter
3 Prinsip agar Meeting Jadi Lebih Terarah dan Tidak Membuang Waktu: Goals, Rules, dan Soul
Daftar 15 Pekerjaan Unik Berikut Gajinya, Ada Yang Dibayar Untuk Tidur!
Sikap Defensif Tidak Baik Bagi Organisasi. Berikut 8 Penyebab dan Bahayanya Bagi Organisasi.
Burnout Bukan Cuma Karena Kerja: Begini Cara Lifestyle Modern Menguras Energi di Kota Besar
Pekerja Lapangan Paling Rentan Terpapar Kabut Asap Kebakaran Hutan, Bisakah Mereka WFH?
5 Tanda Red Flags Rekrutmen: Tanda Budaya Kerja Toxic yang Dihindari Gen Z, Buat Jadi Perhatian Tim HR