PejuangKantoran.com – Sering mendengar lowongan kerja Virtual Assistant akhir-akhir ini? Pekerjaan yang dilakukan secara virtual ini (karenanya bisa dijalankan secara remote atau jarak jauh) memang sedang diminati. Beberapa marketplace pembelajaran dan pengajaran online bahkan sudah menawarkan kursus-kursus online untuk mengenal tugas-tugas Virtual Assistant.
Virtual Assistant adalah orang yang menyediakan layanan bantuan untuk bisnis perusahaan dari jarak jauh. Tugas-tugas administratif adalah deskripsi kerja paling umum untuk virtual assistant, tetapi mereka juga dapat membantu elemen lain yang diperlukan oleh bisnis. Kalau kamu tertarik dengan pekerjaan ini, pelajari dulu tentang apa tugas-tugas virtual assistant dan bagaimana cara menjadi virtual assistant.
Apa itu Virtual Assistant?
Virtual assistant sederhananya asisten yang bekerja dari jarak jauh. Karena kemajuan teknologi sudah memungkinkan kita bekerja dari mana saja, banyak perusahaan menyadari bahwa mereka tidak perlu meminta karyawan ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan. Inilah yang menjadi cikal-bakal asisten virtual yang pertama.
Virtual assistant sangat diminati oleh pengusaha dan bisnis online yang membutuhkan bantuan tetapi tidak ingin menghabiskan uang untuk menyewa ruang kantor bagi staf. Namun, banyak usaha kecil dan menengah menggunakan dukungan virtual, terutama untuk tugas-tugas tertentu, seperti manajemen media sosial.
Secara teoritis, virtual assistant dapat melakukan apa saja yang mungkin dilakukan oleh staf pendukung lainnya. Memang ada keterbatasan, tetapi teknologi semakin memungkinkan untuk mengatasi keterbatasan itu. Misalnya, mereka mungkin tidak dapat membuatkan kopi secara fisik di pagi hari, tetapi mereka dapat memesankan kopi atau makan siang melalui layanan pengiriman makanan.
Tugas-tugas virtual assistant tidak terbatas pada pekerjaan administratif. Mereka juga bisa memberikan bantuan dalam hal pemasaran, desain web, pembukuan, dan banyak layanan lainnya tergantung latar belakang pendidikan atau pekerjaan kamu sebelumnya. Beberapa asisten virtual berspesialisasi dalam keahlian tertentu, dan mereka hanya melakukan tugas yang terkait dengan keahlian tersebut. Virtual assistant lainnya berspesialisasi dalam suatu industri, seperti virtual assistant yang ceruknya membantu agen penjual.
Bagaimana cara kerja virtual assistant?
Meskipun ini bukan aspek penentu asisten virtual, banyak dari mereka yang bekerja sebagai kontraktor. Mereka mungkin menjalankan bisnis asisten virtual rumahan sendiri. Klien lalu menyewa virtual assistant dengan menandatangani kontrak dengan bisnis tersebut.
Virtual assistant juga dapat bekerja sebagai karyawan untuk sebuah perusahaan. Virtual assistant lainnya akan berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain dengan kontrak jangka pendek yang ditemukan melalui situs freelance.
Intinya, virtual assistant adalah orang yang menyediakan layanan bantuan untuk perusahaan dari jarak jauh. Pekerjaan utamanya secara umum adalah tugas-tugas administratif, tetapi bisa juga memberikan segala bentuk layanan jarak jauh.
Virtual assistant dapat (tetapi tidak selalu) menjalankan bisnis sendiri atau bekerja sebagai kontraktor independen. Perusahaan sering menyewa virtual assistant untuk membantu tugas-tugas administratif dengan biaya lebih rendah daripada mempekerjakan karyawan di kantor.
Artikel Terkait
Perusahaan Mengeluhkan Lulusan Sekolah dan Kampus yang Belum Penuhi Standar Industri
Faktor Psikologis di Balik Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan
Ditinggalkan Karyawan Andalan Pas Lagi Sayang-sayangnya, Atasan Harus Bagaimana?
Jangan Terkecoh, Ini Cara Menebak Seseorang Memang Expert atau Hanya Percaya Diri
Hati-hati Counteroffer: Cara Si Bos Yakinkan Karyawan Agar Batal Resign. Familiar dengan 4 Alasan Ini?