PejuangKantoran.com - Berbeda dengan kecerdasan otak, kecerdasan emosional mengacu pada kemampuan untuk bekerja secara efektif dengan emosi.
Orang yang kecerdasan emosionalnya tinggi cenderung memiliki hubungan pribadi dan profesional yang lebih memuaskan. Bahkan, tingkat kesejahteraan psikologisnya juga lebih tinggi.
Sebaliknya, seseorang dengan kecerdasan emosional yang rendah mungkin mengalami kesulitan mempertahankan hubungan karena kurangnya keterampilan sosial atau kesulitan berempati dengan orang lain.
Dalam dunia kerja, hal ini akan menyulitkan karena orang dengan kecerdasan emosional yang rendah mungkin tidak mampu menggunakan emosinya dalam memandu perilaku yang tepat.
Lalu, bagaimana cara mengetahui orang dengan kecerdasan emosional yang rendah? Berikut tanda-tanda orang yang kurang memiliki kecerdasan emosional:
1. Kesulitan “membaca” orang lain
Kecerdasan emosional memungkinkan seseorang untuk mengenali emosi pada orang lain. Dia tahu pasangan orang lain marah atau sedih.
Salah membaca emosi dapat menyebabkan masalah, karena tidak melihat emosi yang sebenarnya ada. Sementara membaca emosi orang lain dengan benar memudahkan merespons sesuatu secara efektif.
2. Tidak yakin dengan apa yang dirasakan
Kecerdasan emosional juga melibatkan kemampuan untuk mengenali emosi diri sendiri. Ini bahkan sebenarnya lebih penting daripada mengenali emosi pada orang lain.
Jika kamu tidak tahu apa yang dirasakan, emosi dapat mendorong tindakan dengan cara yang tidak produktif. Di sisi lain, jika kamu tahu sedang merasa stres dan cemas, kamu dapat berhati-hati untuk tidak melampiaskan emosi pada orang lain.
3. Sulit memahami emosi
Ketika seseorang memiliki kecerdasan emosional yang rendah, dia akan bertanya-tanya mengapa dirinya atau orang lain tidak mampu memahami suatu emosi.
Misalnya seperti ini: Kamu tidak bisa menemukan jawaban mengapa kamu kesal dengan sahabatmu, atau bingung saat melihat karakter dalam film yang kamu tonton merasakan kesedihan.
Baca Juga: Benarkah Pemilik Golongan Darah B Paling Jelek Kepribadiannya untuk Dunia Kerja?
Kurangnya pemahaman ini dapat menimbulkan konflik, baik pada diri sendiri atau orang lain. Karena kamu akan selalu tidak mengerti mengapa kamu atau orang lain merasa marah, kesal, bahkan sedih.
4. Selalu berjuang untuk mengendalikan emosi
Sebenarnya, kecerdasan emosional lebih dari sekadar mengenali dan memahami apa yang dirasakan, baik pada diri sendiri atau orang lain. Hal ini juga melibatkan kemampuan mengelola keadaan emosi.
Artikel Terkait
Fakta Choupette, Kucing Karl Lagerfeld yang Masih Sibuk Bekerja Jadi Model dan Bintang Instagram
Keluarga Perempuan yang Tewas Terjatuh dari Lift di Bandara Kualanamu akan Somasi 6 Perusahaan
Demi Memangkas Anggaran, General Motors PHK Ratusan Karyawan Kontrak
Seorang Karyawan Dipecat Karena “Terlalu Terorganisir”, Bisakah Perusahaan Melakukan Hal Tersebut?
Cara Membuat SKCK Offline dan Online untuk WNI dan WNA
Kris Dayanti Rela Tidak Makan Gorengan Demi Menjaga Vokalnya Tetap Prima