PejuangKantoran.com - Siapa di antara kamu yang memiliki banyak alamat email? Atau jangan-jangan kamu setia dengan satu alamat email, yang sudah dimiliki sejak masih belum bekerja dulu?
Baik email baru atau lama, harap berhati-hati berhati-hati karena alamat email yang kamu gunakan ternyata bisa “mengatakan sesuatu” tentang dirimu kepada manajer perekrutan.
Email bisa menggambarkan usia dan “kecerdasan internet”
Salah satu yang paling mudah digambarkan mengenai alamat email yang kamu miliki adalah usia. Jika HR melihat kamu menuliskan alamat email di Yahoo, seperti “[email protected]”, mereka akan menganggap kamu sudah “tua”.
Kok gitu? Karena hampir sudah tidak ada orang berusia muda yang memiliki email di sana.
Orang-orang yang memiliki email di sini biasanya adalah mereka yang berasal dari generasi saat email baru mulai banyak digunakan.
Selain itu, kamu juga akan dianggap kudet alias kurang update untuk urusan internet. Kamu “kurang cerdas” sehingga tidak tahu bahwa alamat email tersebut sudah mulai ditinggalkan dan hampir semua orang beralih ke GMail.
Di dunia yang sarat teknologi seperti saat ini, memberikan kesan kalau kamu tidak bisa menguasai sesuatu semudah memiliki akun Gmail, bukanlah langkah yang baik saat mencoba meyakinkan seseorang untuk membayarmu.
Jika kamu memiliki nostalgia tersendiri dengan alamat email lama, tak masalah. Namun, sebaiknya jangan menggunakannya untuk melamar pekerjaan.
Baca Juga: Siapa Kajiman, Tokoh Mitologi Jawa yang Diangkat dalam Film Horor Iblis Terkejam Penagih Janji?
Kamu bisa dianggap tidak dewasa
Saat membuat alamat email pertama kali, kamu mungkin tidak memikirkan soal profesionalitas. Hal yang paling penting adalah alamat email milikmu unik dan mudah diingat.
Tak heran jika banyak email anak muda—mungkin termasuk kamu—yang penulisan alamatnya cukup unik. Ini tentu saja tak jadi masalah jika alamat email hanya digunakan untuk sesama teman atau urusan pribadi, bukan pekerjaan.
Artikel Terkait
WHO Sebut Pandemi Covid-19 Sudah Bukan Darurat Global, Ini Tanggapan Kemenkes
Lagu Glorious Weird Genius Resmi Jadi Lagu Turnamen FIFA U-20 di Argentina
Geoffrey Hinton, The Godfather of AI yang Menyesal dengan Teknologi Ciptaannya Sendiri
Apa Sih Sebenarnya Pekerjaan Para Bangsawan di Kerajaan Inggris?
Siap-Siap, Jam Masuk Kantor di Jakarta akan Dibagi Jadi 2 Sesi
LinkedIn Bisa Bikin Pekerja Merasa Punya Karier yang Gagal, Ini Alasannya!
Lowongan Associate - Senior Consultant, Transaction Diligence Services di Ernst & Young
Lepas Image Komika, Fico Fachriza Tampil Total sebagai Anak Berkebutuhan Khusus di Film Terbaru
Perkiraan Biaya Penobatan Raja Charles III yang Akan Dibebankan pada Pembayar Pajak
Ini Riders Katy Perry, yang Memboyong 50 Anggota Tim ke Konser Penobatan Raja Charles III