Tips Kuliah di Inggris Jika Kamu Dapat Beasiswa Chevening dari Alumni Royal College of Art

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:37 WIB
Royal College of Art, London, universitas seni dan desain terkemuka dunia yang menjadi salah satu tujuan calon mahasiswa Chevening.  (RCA.ac.uk)
Royal College of Art, London, universitas seni dan desain terkemuka dunia yang menjadi salah satu tujuan calon mahasiswa Chevening. (RCA.ac.uk)

PejuangKantoran.comBeasiswa Chevening akan segera dibuka pada Agustus 2023. Bagi kamu yang ingin mendapatkannya, banyak hal yang harus disiapkan. Termasuk cara belajar terbaik saat kuliah di Inggris nanti.

Sarjana Chevening dan Duta Media Sosial atau Social Media Ambassador (SMA) Irushi Tennekoon berbagi beberapa pengalaman terbaiknya ketika kuliah di Inggris.

“Sebagai Sarjana Chevening, saya memiliki kesempatan sekali seumur hidup untuk belajar master animasi di universitas seni dan desain terkemuka dunia, Royal College of Art di London,” katanya.

Baca Juga: Cara Memilih Universitas di Inggris yang Sesuai Kebutuhan untuk Beasiswa Chevening

Melihat kembali pengalamannya saat kuliah di Inggris, Irushi mendapatkan inspirasi dari tutor dan teman sekelasnya yang sangat berbakat.

Menurutnya, beberapa tutorial favoritnya berfokus untuk memahami cara kreatif dirinya dalam bekerja. Hal itu membuat jadi lebih mementingkan maksud di balik pekerjaannya.

“Itu memaksa saya untuk mengevaluasi mengapa saya melakukan apa yang saya lakukan dan siapa yang akan mendapat manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” jelas Irushi.

Selama menjadi mahasiswa Chevening, ia belajar lebih banyak tentang bagaimana cara terbaik dalam belajar dan apa yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan perkuliahannya sebaik mungkin.

Berikut beberapa tips kuliah di Inggris jika kamu mendapat beasiswa Chevening:

1. Sabar dan baik hati dengan diri sendiri

Meskipun kuliah di jurusan seni merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi dirinya, Irushi juga sadar bahwa ia tidak boleh terlalu keras pada dirinya sendiri.

Menurutnya, saat jauh dari rumah dan berada di lingkungan baru, tantangan program master bisa terasa lebih berat.

“Meskipun menurut saya tantangan yang saya hadapi menghasilkan yang terbaik dalam diri saya, tetapi itu juga memaksa saya untuk mengevaluasi kembali batasan diri dan menyadari kapan harus maju dan mundur, serta beristirahat,” jelasnya.

Baca Juga: 3 Kunci Penting Sukses Networking secara Online buat Alumni Beasiswa Chevening

2. Manfaatkan sumber daya dan peluang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Chevening

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X