kubikel

Fenomena Orange Juice Effect: Saat Kinerja Satu Orang Bisa Mempengaruhi Performa Satu Tim

Jumat, 22 September 2023 | 18:05 WIB
Ilustrasi: Jika kamu ingin membuat jus jeruk dari beberapa buah jeruk yang kualitasnya bagus, tapi ada satu jeruk saja yang busuk, bukan tidak mungkin hasil jus jeruk jadi tidak enak. (Lucky Belly)

PejuangKantoran.com - Siapa yang tidak kenal dengan orange juice atau jus jeruk. Namun, orange juice effect tidak ada hubungannya dengan jus yang segar tersebut. Malah justru memiliki konotasi negatif.

Orange juice effect ini mungkin sudah sering dirasakan oleh para pekerja di kantor. Namun, memang belum banyak yang mengetahui istilah ini.

Menurut akun Instagram @habiskerjacom dalam postingannya, orange juice effect adalah fenomena saat sebagian kecil performa yang kurang bagus akan memengaruhi hasil kerja secara keseluruhan atau output yang dihasilkan.

Baca Juga: Jangan Biarkan Rekan Kerja yang Suka Meremehkan, Hadapi Langsung atau Gunakan Strategi

Jadi, ilustrasinya seperti ini: Untuk membuat jus jeruk yang enak, maka dibutuhkan jeruk yang semuanya berkualitas. Istilahnya, “Kalau mau enak, ya jeruknya harus bagus semua.”

Misalkan, untuk membuat segelas jus jeruk yang rasanya enak dan menyegarkan diperlukan tujuh buah jeruk. Nah, ketujuh jeruk yang akan digunakan tersebut harus yang terbaik.

Jika kamu menggunakan satu saja jeruk yang kualitasnya jelek, bukan tidak mungkin hasil jus jeruk jadi tidak enak. Bisa saja jus jadi terasa pahit, terlalu asam, dan tidak menyegarkan.

Orange juice effect di dunia kerja

Konsep orange juice effect ini juga bisa berlaku di dunia kerja. Malah, mungkin sudah sering terjadi, tetapi banyak yang belum menyadarinya.

Saat bekerja, kamu mungkin tidak bekerja sendirian. Meskipun kamu hanya mengerjakan satu atau dua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabmu, tetapi tidak menutup kemungkinan pekerjaan tersebut juga akan bersinggungan dengan orang lain.

Baca Juga: 6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Uang saat Kamu Tidur, Patut Dicoba!

Jika perusahaan ingin mendapatkan output yang maksimal, maka dibutuhkan sekumpulan karyawan yang berkualitas di bidangnya masing-masing.

Kalau ada satu saja karyawan yang tidak atau kurang berkualitas, atau tidak mengerjakan tugasnya dengan bertanggungjawab, maka akan sangat memengaruhi output secara keseluruhan.

Apalagi jika orang ini menduduki posisi yang krusial di dalam tim atau perusahaan, bisa semakin buruk saja hasilnya.

Misalnya, manajer yang seharusnya bertugas mengambil keputusan untuk mengarahkan tim agar bisa bekerja dengan baik, bisa dipastikan ia tidak akan mampu melakukan tugasnya tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini