Calon pemberi kerja kemungkinan besar akan memahami alasan ini karena motor mogok terkadang berada di luar kendalimu.
Jika masalah kendaraan terjadi saat kamu sudah dalam perjalanan ke tempat wawancara kerja, sebisa mungkin cobalah mencari cara lain untuk datang ke sana tepat waktu.
Misalnya, naik kendaraan umum, taksi, atau bahkan ojek. Kamu juga bisa menelepon anggota keluarga atau teman yang bisa menjemputmu, dan mengantarkan ke tempat wawancara kerja.
Baca Juga: Brain Teaser Question yang Kerap Ditanyakan Google dan Apple pada Pelamar Saat Wawancara Kerja
Namun, jika semua itu tidak memungkinkan untuk dilakukan karena berbagai alasan yang memang meyakinkan, cobalah menghubungi pewawancara sesegera mungkin untuk memberi tahu masalah ini.
Mereka mungkin akan menawarkan untuk menjadwalkan ulang wawancara kerja pada jam berbeda di hari yang sama atau hari yang berbeda.
4. Bentrok dengan jadwal kerja
Jika kamu masih bekerja saat melamar pekerjaan baru, dan saat dipanggil wawancara kerja jadwalnya bentrok dengan presentasi atau meeting penting di kantor, lebih baik kamu menjadwalkan ulang wawancara kerja pada waktu yang lebih memungkinkan.
Alasan penjadwalan ulang wawancara kerja untuk situasi seperti ini sebenarnya bisa menguntungkan dirimu.
Secara tidak langsung, kamu menunjukkan rasa hormat terhadap pekerjaan saat ini, sehingga memperlihatkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu juga akan menghargai pekerjaanmu di tempat mereka.
Baca Juga: Jangan Panik Kalau Kamu Ditanya Pertanyaan Tak Masuk Akal saat Wawancara Kerja
5. Ada wawancara kerja lain
Kamu mungkin perlu menjadwalkan ulang wawancara kerja jika memiliki peluang lain yang lebih baik. Saat mengirim pesan untuk permintaan penjadwalan, sebaiknya kamu berkata jujur jika manajer perekrutan menanyakan alasannya.
Kejujuran sangat penting dilakukan, khususnya jika pekerjaan yang menawarkan wawancara kerja berada di industri yang sama.
Ada kemungkinan manajer perekrutan atau pewawancara di perusahaan yang berbeda ini saling mengenal sehingga jika kamu berbohong, bisa saja ketahuan.
Menunjukkan rasa hormat kepada satu pihak sama artinya dengan menunjukkan profesionalisme dirimu kepada pihak lain.