PejuangKantoran.com - Profesi pilot memang menjadi profesi idaman, karena kesempatan untuk melakukan perjalanan ke berbagai belahan dunia dan gajinya yang tergolong tinggi.
Namun, tidak mudah untuk menjadi pilot. Selain harus memenuhi persyaratan akademis, pilot juga harus memiliki soft skills yang mendukung profesinya. Misalnya, mampu bekerja di bawah tekanan, serta kesadaran dan koordinasi spasial yang sangat baik.
Yang tak kalah penting, calon pilot juga harus memenuhi persyaratan fisik, tergantung kamu ingin menjadi pilot seperti apa. Apakah pilot komersial, atau pilot maskapai penerbangan?
Baca Juga: Mengenal Profesi Pilot, Cari Tahu Kemampuan Akademis dan Soft Skills yang Dibutuhkan
Pilot komersial biasanya menerbangkan pesawat kecil, seperti pesawat bermesin tunggal atau helikopter. Biasanya, pilot komersial memiliki tingkat tanggung jawab yang lebih rendah.
Sedangkan pilot maskapai penerbangan menerbangkan pesawat komersial yang lebih besar seperti jet, dan memiliki tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi. Keterampilannya juga lebih besar.
Persyaratan fisik untuk menjadi pilot maskapai penerbangan
Dengan berasumsi bahwa kamu berniat menjadi pilot maskapai penerbangan, berikut adalah beberapa persyaratan fisik untuk menjadi pilot.
Menurut Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/62/V/2004 tentang Sertifikat Kesehatan Personil Penerbangan, baik Commercial Pilot maupun Airlines Transport Pilot harus mengantungi Sertifikat Kesehatan Kelas 1.
Sertifikat Kesehatan Kelas 1 ini juga diperlukan untuk mendapatkan lisensi ATP atau Airline Transport Pilot dari FAA (Federal Aviation Administration).
Baca Juga: 7 Istilah di Dunia Kerja yang Sempat Populer Selama 2023 Lalu, Ada Lazy Girl Job
Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, calon pilot harus mengikuti Medex (Medical Examination) di Balai Kesehatan Penerbang (Hatpen) di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sertifikat Kesehatan Kelas 1 akan membutuhkan:
Pertanyaan yang paling sering dilontarkan adalah, bolehkah pilot memakai kacamata? Nah, ini jawabannya!
• Memiliki penglihatan jarak jauh 20/20, dengan atau tanpa lensa korektif. Pengertian penglihatan 20/20 adalah kemampuan melihat suatu objek dengan jelas dari jarak 20 kaki (6 meter).