PejuangKantoran.com - Mengingat mahalnya biaya untuk merekrut dan mengadakan orientasi karyawan baru, rekruter ingin memastikan bahwa orang yang mereka rekrut punya ambisi untuk berkembang.
Inilah salah satu penyebab rekruter melontarkan pertanyaan “Di mana kamu melihat diri kamu dalam lima tahun ke depan?” saat wawancara kerja.
Director Of Customer Success di Resident, Roxy Phothirath-Burke, berpendapat bahwa rekruter juga ingin mengetahui bahwa kandidat akan cocok untuk perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Baca Juga: Billie Eilish dan Sejumlah Selebriti Kenakan Pin Merah di Academy Award untuk Mendukung Palestina
"Apakah mereka mencari peran ini untuk jangka panjang bagi mereka? Atau apakah mereka benar-benar hanya mencari pekerjaan sementara, dan masih mencari pekerjaan lain?" katanya.
Untuk menjawab pertanyaan "Di mana kamu melihat diri kamu dalam lima tahun ke depan?", coba simak tipsnya berikut ini.
Tunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik pada pekerjaan ini
Rekruter ingin tahu bahwa kandidat mencari sesuatu yang lebih dari sekadar pekerjaan, bahwa peran yang mereka lamar sesuai dengan tujuan profesional mereka yang lebih besar.
Sebagai contoh, kalau kamu sedang diwawancara untuk posisi social media marketing, dan kamu mengatakan, "Saya ingin menjadi UX Designer," ini menandakan bahwa kamu mungkin tidak tertarik dengan pekerjaan ini.
Baca Juga: Mengapa Pewawancara Bertanya “Di Mana Kamu Melihat Diri Kamu dalam Lima Tahun Ke Depan”?
Fokus pada keterampilan yang ingin kamu pelajari
Pikirkan tentang tujuan karir jangka menengah dan jangka panjangmu, mungkin jenis pekerjaan yang kamu inginkan, jenis perusahaan, lingkungan kerja, bahkan mungkin tim yang kamu inginkan.
Atau sampaikan bahwa tujuan karirmu agar dilihat oleh orang-orang yang bekerja denganmu, misalnya, sebagai manajer yang hebat atau ahli dalam menyelamatkan account-account (klien) yang berisiko.
Lalu, pikirkan bagaimana posisi ini akan membantumu mencapai tujuan.
Misalnya, bahwa kamu ingin mendapatkan pengalaman dengan tugas tertentu, atau mengembangkan keterampilan yang membantu karirmu. Contohnya, ingin mengerjakan desain ulang situs web atau mempelajari cara mengelola database.