PejuangKantoran.com - Kamu sudah menjalani wawancara kerja di perusahaan impian kamu, dan merasa wawancara berjalan sukses. Namun kemudian Anda mendapatkan telepon atau email dari rekruter yang kurang lebih berbunyi,
“After being reviewed with hiring manager(s), there are several things that we still think needs room of improvements. Having said that, we don't proceed any furthers your candidacy.”
Baca Juga: Selain CEO, CCO, dan COO, Kenali Jabatan C-Suite Paling Umum di Perusahaan
Artinya kurang lebih, “Setelah meninjau (hasil wawancara Anda) bersama manajer perekrutan, ada beberapa hal yang menurut kami masih perlu diperbaiki. Karena itu, kami tidak melanjutkan pencalonan Anda lebih jauh.”
Intinya, lamaran kerja ditolak, dan perusahaan memilih orang lain untuk mengisi lowongan tersebut. Saat itu kamu pasti mereka kecewa berat, sedih, bahkan mungkin marah karena merasa di-PHP.
Namun sebelum kamu terus larut dalam kekecewaan, ingatlah bahwa bisa lolos ke wawancara kerja terakhir berarti kamu sudah mengalahkan hampir semua orang. Perusahaan pun terkesan dengan apa yang kamu miliki.
Sayangnya, tidak ada yang bisa kamu lakukan dengan lebih baik atau berbeda. Sebab, ada unsur keberuntungan yang berada di luar kendali kamu.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud C-Suite Level di Perusahaan, dan Apa Saja Skills dan Tanggung Jawabnya?
Selain itu, mungkin timbul pertanyaan: haruskah kita membalas email penolakan dari rekruter bahwa kita tidak diterima bekerja? Apa yang harus kita sampaikan?
Membalas email penolakan dari rekruter
Dianna Conover, Job Search Strategist dari Signature Career Coaching, mengatakan bahwa terkadang rekruter sudah membuat keputusan perekrutan dan merasa sangat yakin dengan keputusannya. Tetapi kemudian terjadi hal-hal tak terduga.
Kandidat nomor satu ternyata tidak terlalu bagus, atau mereka akhirnya mendapatkan tawaran yang mereka tunggu-tunggu di perusahaan lain.
Baca Juga: Mengenal Peran Chief Technology Officer, Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki CTO?
“Jadi, terkadang kami akan mencari orang kedua. Itu pun kalau mereka masih berhubungan baik dengan kami,” ujar Dianna.
“Terkadang kami bahkan mempertimbangkan kandidat yang diwawancarai sebelumnya, yang mungkin tidak cocok untuk peran aslinya, namun akan sangat cocok untuk pekerjaan baru ini.”