kubikel

Masihkah Relevan Bekerja Sesuai Passion Bukan Gaji yang Lebih Besar? Kamu Pilih Mana, Gaji Vs Passion?

Kamis, 25 April 2024 | 10:30 WIB
Pilih mana, kerja sesuai gaji atau passion? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Pernah berpikir mengapa kamu mau bekerja di tempatmu bekerja sekarang? 

Apakah karena ikut teman, 'diterimanya di situ, gajinya yang besar, atau karena memang sesuai passion kamu?

Apapun alasannya, itu tidaklah salah. Tapi mungkin saja bisa berpengaruh dengan kelanggengan dan tingkat stres kamu. 

Baca Juga: Jumlah Pengguna Aktif Harian Threads Kalahkan Pengguna X, Beneran Bakal Jadi Twitter Killer?

 

Menurut survei dari lembaga konsultasi dan riset Gallup, 63% karyawan yang bekerja sesuai dengan minat-bakat mereka, lebih mungkin merasa energik di tempat kerja. Sehingga bisa disimpulkan, mengidentifikasi minat dan bakat menjadi faktor cukup penting sebelum mencari pekerjaan. 

Hal ini diamini oleh Sabhrina Salsabella, Social Media Officer di sebuah perusahaan. Saat  lulus dari kampus, perempuan asal Bandung ini langsung bisa mengenali minat dan bakat dirinya yang sangat berhubungan erat dengan dunia kreativitas.

Sehingga saat mencari pekerjaan ia langsung condong dengan pekerjaan seputar content creation.

“Aku merasa minat dan bakatku lebih ke arah industri kreatif, terus bisa support content creation di pekerjaan dan jadi lebih mudah beradaptasi. Skill yang aku punya ini sangat mendukung performance dan upgrade karir aku,” ucap Sabhrina.

Baca Juga: Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibjo Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun

Sayangnya tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama dalam mengenali minat dan bakat mereka.

Sejumlah praktisi di bidang manajemen sumber daya manusia memaparkan beberapa faktor yang bisa menentukan minat dan bakat seseorang mulai dari faktor internal maupun eksternal.

Belum lagi, dalam diri setiap individu terdapat bakat potensial yang kadang tidak disadari, padahal bisa menunjang kehidupan mereka.

Contohnya apa yang dialami oleh Luthfi Deriananda, Public Relations pada Edtech Cakap. Luthfi yang keranjingan gawai sejak remaja, akhirnya memutuskan kuliah di jurusan teknik informatika dan sains komputer.

Namun tanpa disadari, ia memiliki bakat tersembunyi untuk bekerja di bidang komunikasi. Dulu ia menganggap lulusan IT identik dengan aneka perangkat komputer, tapi akhirnya ia berhasil menggali bakat profesionalnya di ranah komunikasi.

Halaman:

Tags

Terkini