PejuangKantoran.com - Tidak peduli seberapa berbakat atau bersemangatnya kamu, memulai bisnis adalah pekerjaan yang sulit dan melelahkan.
Faktanya, menurut Bureau of Labor Statistics (BLS), sekitar 20% bisnis baru gagal selama dua tahun pertama setelah dimulai, dan 45% gagal dalam lima tahun pertama.
Ya, memulai bisnis memang bukan pekerjaan yang mudah. Rasanya ada begitu banyak hal yang harus dikerjakan sekaligus. Kenyataan ini tidak dapat dihindari bagi pemilik usaha kecil baru.
Baca Juga: Sinopsis How To Make Millions Before Grandma Dies: Family is Calling!
Namun, dengan perencanaan yang cermat, kamu bisa mengelola ekspektasi mengenai bagaimana kamu menjalankan bisnis tersebut.
Setidaknya, ada empat hal tidak terduga yang biasa terjadi pada tahun pertama menjalankan bisnis sendiri, yaitu:
1. Disiplin diri lebih sulit dari yang kamu kira
Punya bisnis berarti kamu bosnya. Tidak ada tugas yang harus diserahkan dan tidak ada tenggat waktu yang harus dipenuhi. Tidak ada yang membuat performance review untuk kamu.
Disiplin diri membantu kamu memprioritaskan tugas, mengatur waktu secara efektif, dan membuat keputusan sulit yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis kamu.
Kamu juga perlu menetapkan tujuan dan KPI untuk kamu sendiri, agar kamu secara konsisten berupaya mencapai tujuan kamu, menghindari gangguan dan menjadikan kebiasaan positif sebagai rutinitas.
Baca Juga: Di Lumbini, Nepal, Peziarah Merayakan Waisak dengan Mengikuti Jejak Masa Kecil Sang Buddha
2. Salah memilih partner yang tepat
Salah satu hal tidak terduga yang biasa terjadi pada tahun pertama menjalankan bisnis sendiri adalah menerima siapa pun yang menginginkan mereka sebagai partner atau mitra.
Salah memilih partner bisnis hanya akan menyedot energi kamu, atau menghabiskan waktu kamu dengan hal-hal yang tidak masuk akal, yang tidak boleh ada dalam kalender kamu.
Waspada jika mitra bisnis kamu menolak semua masukan dari kamu, tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap merek yang kamu bangun, atau tidak mampu bekerja sama dengan baik.