kubikel

Studi: 1 dari 5 Karyawan di Seluruh Dunia Ternyata Kesepian

Rabu, 24 Juli 2024 | 08:00 WIB
Menurut studi baru, pekerja justru lebih tidur daripada bekerja. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Secara global, satu dari lima karyawan melaporkan sering mengalami kesepian. Hal ini diungkapkan oleh Laporan State of the Global Workplace: 2024 dari Gallup .

Kesepian lebih umum terjadi pada karyawan berusia di bawah 35 tahun dibandingkan karyawan berusia 35 tahun ke atas.

Persentase yang sama antara laki-laki dan perempuan yang bekerja melaporkan kesepian: masing-masing 20%. Tingkat pekerjaan juga tampaknya tidak banyak berhubungan dengan kesepian.

Dari semua variabel yang dianalisis Gallup, lokasi kerja menunjukkan perbedaan terbesar dalam pengalaman karyawan terhadap kesepian. Karyawan yang melakukan pekerjaan jarak jauh atau WFH melaporkan tingkat kesepian yang jauh lebih tinggi (25%) dibandingkan mereka yang bekerja secara eksklusif di tempat (WFO) (16%) -- pekerja hybrid berada di antara angka tersebut sebesar 21%.

Baca Juga: Lowongan Kerja Sebagai Tenaga Ahli Konten Kreator di Bapenda DKI Jakarta

Kantor bisa apa? 
Kabar baiknya adalah pekerjaan dapat mengurangi rasa kesepian. Secara umum, orang dewasa yang bekerja lebih kecil kemungkinannya mengalami kesepian (20%) dibandingkan mereka yang menganggur (32%), dan hal ini juga berlaku pada semua kelompok umur.

Namun dampak positif ini akan semakin kuat seiring dengan meningkatnya keterlibatan karyawan. Jika karyawan tidak terlibat secara aktif, kemungkinan besar mereka akan merasa kesepian dibandingkan dengan mereka yang menganggur. Jika karyawan terlibat – jika mereka merasa pekerjaan mereka bermakna dan merasa terhubung dengan anggota tim dan organisasi – kemungkinan mereka untuk mengalami kesepian jauh lebih rendah.

Dalam penelitian terpisah di AS, karyawan yang terlibat memiliki kemungkinan 64% lebih kecil untuk merasa kesepian dibandingkan mereka yang tidak terlibat. Keterlibatan secara keseluruhan memiliki pengaruh yang jauh lebih kuat dibandingkan 12 aspek keterlibatan individual mana pun yang telah dipelajari Gallup.

Misalnya, karyawan yang mengatakan bahwa opini mereka penting, 39% lebih kecil kemungkinannya untuk merasa kesepian, dan mereka yang melakukan yang terbaik setiap hari, 37% lebih kecil kemungkinannya untuk merasa kesepian.

Baca Juga: AirAsia Klaim Layanan Operasionalnya Sudah Normal Pasca IT Outage Pekan Lalu

Anehnya, memiliki sahabat di tempat kerja termasuk di antara 12 item yang paling rendah dalam mengurangi kesepian. Karyawan yang mengatakan bahwa mereka memiliki sahabat di tempat kerja memiliki kemungkinan 21% lebih kecil untuk merasa kesepian. Hal ini masih bermakna, namun tidak sepenting keterlibatan secara keseluruhan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada kemungkinan bahwa pekerjaan yang bermakna dapat menarik perhatian orang hingga mereka tidak merasa kesepian -- mereka terlalu sibuk melakukan sesuatu yang menarik minat mereka.

Jika pemimpin ingin mengatasi kesepian karyawannya, pilihan terbaik adalah mengupayakan keterlibatan karyawan secara holistik.

Tags

Terkini