PejuangKantoran.com - Karyawan baru yang ambisius biasanya mendapatkan banyak saran tentang cara untuk maju. Salah satunya adalah: Jadilah orang pertama yang tiba di kantor, dan orang terakhir yang pulang.
Hal ini untuk menunjukkan kepada atasan bahwa kamu berkomitmen pada pekerjaan tersebut. Bahwa kamu punya dorongan dan motivasi, dan kamu bisa melakukan lebih dari yang diharapkan.
Namun di era ketika orang semakin sadar akan isu kesehatan mental, prinsip “datang lebih awal-pulang paling akhir” itu jadi tidak menarik lagi. Karyawan justru menghindar agar tidak mengalami siklus kelelahan yang intens.
Baca Juga: CEO Starbucks Laxman Narasimhan Dipecat Lantaran Enggan Bekerja Lewat Jam 6 Sore?
Bekerja berjam-jam mungkin memang menunjukkan dedikasi kita terhadap pekerjaan, namun untuk itu kita harus mengorbankan waktu dan kehidupan pribadi kita.
Stacie Haller, kepala penasihat karir di ResumeBuilder dengan pengalaman perekrutan lebih dari 30 tahun, setuju dengan anggapan tersebut.
“Saya pikir orang-orang sekarang cukup cerdas untuk tahu bahwa hanya karena kamu duduk di kantor delapan jam sehari, tidak berarti kamu karyawan yang produktif,” katanya.
Cara yang lebih baik untuk maju
Sebaliknya, ada banyak cara lain untuk menggunakan waktu untuk menunjukkan bahwa kamu bersemangat dengan pekerjaan kamu dan ingin berkembang.
“Bangun hubungan, temukan mentor, kenali tim,” kata Haller. “Amati orang-orang yang sukses, lihat bagaimana mereka bekerja dan beroperasi, dan mintalah saran.”
Baca Juga: Siapa Bilang Alasan Utama Karyawan Resign karena Ingin Melepaskan Diri dari Manajernya?
Pekerja Gen Z, khususnya, berada dalam posisi yang baik untuk memprioritaskan membangun hubungan kerja yang dapat membantu mereka di kemudian hari.
“Itulah yang seharusnya kamu lakukan di kantor. Jangan fokus untuk datang lebih awal dan pulang lebih lambat hanya untuk berpura-pura menjadi pekerja keras. Itu tidak akan berhasil,” tambahnya.
Pesan itu juga harus datang dari atasan. Atasan harus menilai kembali ekspektasi mereka jika mereka fokus pada waktu yang dihabiskan karyawan di meja kerja daripada apa yang mereka selesaikan, atau bagaimana mereka mengekspresikan ambisi mereka.
Jika karyawan baru bekerja dengan baik, dan mereka meminta lebih banyak kesempatan atau ingin mengerjakan proyek yang berbeda, seharusnya itu lebih berarti daripada seseorang yang mementingkan pulang lebih lambat.