kubikel

Hindari Bertanya tentang Work Life Balance saat Wawancara Kerja, Ternyata Ini Penyebabnya!

Rabu, 21 Agustus 2024 | 22:28 WIB
Ilustrasi: Work life balance memang penting, tetapi sebaiknya hindari pertanyaan itu saat wawancara kerja. (Freepik)

PejuangKantoran.comWork life balance memang penting bagi karyawan, karena tidak hanya meningkatkan kesehatan mental mereka tetapi juga menguntungkan bisnis.

Karyawan dengan keseimbangan kehidupan kerja yang baik akan bekerja lebih efisien, produktif, dan termotivasi.

Namun jangan buru-buru mempertanyakan soal work life balance saat kamu sedang wawancara kerja. Lebih baik, ajukan pertanyaan yang memiliki dua fungsi: Pertama, yang menunjukkan kepada calon atasan bahwa kamu ingin sukses.

Baca Juga: CEO Starbucks Brian Niccol Bakal Diantar Jet Perusahaan Tiap Berangkat Ke Kantor Seattle

Kedua, berikan informasi yang kamu butuhkan untuk memutuskan apakah kamu benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut, begitu menurut mantan rekruter Google dan CEO perusahaan data gaji FairComp saat ini, Nolan Church.

Ia menyarankan untuk mengajukan pertanyaan seperti "Apa petunjuk dari perusahaan untuk 12 bulan ke depan?" atau "Apa ciri umum dari para karyawan terbaik Bapak?".

Kedua pertanyaan ini menunjukkan keinginan kamu untuk membantu perusahaan tumbuh, dan memberi gambaran tentang seperti apa perusahaan itu dari dalam.

"Kesalahan orang dalam hal ini, pertama, adalah mereka cenderung mengajukan pertanyaan yang sangat umum dan tidak penting yang mereka dapatkan secara online," kata Church.

Menurut penelitiannya, beberapa pertanyaan yang menurutnya harus dihindari oleh para pencari kerja adalah, “Bagaimana perusahaan mendukung work life balance?”.

Meskipun itu pertanyaan yang relevan untuk mencari tahu apakah kamu betul-betul menginginkan pekerjaan tersebut, proses wawancara bukan waktu yang tepat untuk menanyakannya.

Baca Juga: Waspada Gempa Megathrust di Indonesia, Ini Survival Bag yang Perlu Dipersiapkan

“Pertanyaan tersebut menunjukkan kepada saya bahwa kamu tidak ingin bekerja keras,” kata Church.

Alih-alih menanyakan tentang misi perusahaan dan menunjukkan bahwa kamu sudah berusaha mencapai kesuksesan internal, kamu justru menanyakan berapa lama satu hari kerja. “Itu tanda bahaya,” katanya.

"Pertanyaan ini harus diajukan setelah kamu menerima tawaran,” kata Church. Pada saat itu kamu sudah punya sedikit pengaruh dan membuktikan bahwa kamu memiliki apa yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Jika tidak, “Saya rasa kamu tidak berhak untuk bertanya,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini