PejuangKantoran.com - Seiring booming-nya Kpop dan drakor selama 10 tahun terakhir di Indonesia, Bahasa Korea mungkin menjadi bahasa yang sangat diminati di negara ini.
Tidak heran, karena mereka rutin menonton drakor setiap hari sehingga akhirnya jadi mengerti dan bisa sedikit berkomunikasi dengan Bahasa Korea.
Bagaimana dengan di negara-negara lain? Apa bahasa yang paling ingin dipelajari di setiap negara?
Baca Juga: The Row, Label Milik Olsen Twins Kini Bernilai Rp15 Triliun berkat Pendanaan Chanel dan L’Oreal
Peneliti di tools pencari kata Wordtips, membuat daftar 50 bahasa paling umum di seluruh dunia untuk mencari tahu bahasa yang paling ingin dipelajari orang.
Setelah menghitung volume pencarian Google bulanan setiap negara untuk kueri yang terkait dengan pembelajaran setiap bahasa, mereka membuat kesimpulan dengan membuat semacam peta bahasa.
Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, menjadi pilihan utama di sebagian besar negara, di mana 63 di antaranya mencari bahasa tersebut ketimbang yang lain.
Meskipun masih menjadi pilihan yang paling umum, popularitas Bahasa Inggris mulai menurun sejak 2021. Pada tahun itu, 98 negara ingin mempelajari bahasa Inggris.
Menurut EF English Proficiency Index [PDF], penurunan daya tarik untuk mempelajari Bahasa Inggris kemungkinan besar disebabkan oleh "pergeseran politik dan demografi," selain meningkatnya skeptisisme terhadap dominasi Barat dalam pendidikan.
Data yang diperoleh Wordtips lebih mudah diproses ketika dipecah berdasarkan wilayah. Di Amerika Utara dan Tengah, tujuh negara—termasuk Nikaragua, Kosta Rika, dan Guatemala—paling ingin belajar bahasa Inggris.
Baca Juga: Apa Itu Fulbright Visiting Scholar Program? Pendaftaran Masih Dibuka hingga 1 November!
Bahasa Spanyol menjadi bahasa yang paling banyak dicari di lima negara, seperti AS dan Panama.
Enam negara Amerika Selatan paling ingin belajar bahasa Inggris. Banyak negara di bagian utara benua itu, seperti Ekuador dan Kolombia, lebih menyukai bahasa Inggris daripada yang lain.
Sementara itu, bahasa Italia mendominasi di bagian selatan, di mana Argentina, Uruguay, dan Chili tengah mencari cara untuk mempelajari bahasa tersebut.
Hampir setengah dari 42 negara Eropa yang disurvei, termasuk Austria, Swedia, dan Belarus, memprioritaskan belajar bahasa Inggris.