kubikel

Sebagian Gugatan Terhadap UU Ciptaker Dikabulkan, Berikut Ini Tips Agar Kamu Bisa Bersaing Dengan TKA

Sabtu, 9 November 2024 | 10:05 WIB
Tingkatkan kompetensi agar bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing. (Freepik)

Tenaga Kerja Pendamping (TKA) adalah tenaga kerja Indonesia yang ditunjuk oleh pemberi kerja Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk mendampingi TKA dalam rangka alih teknologi dan keahlian. 

Apabila di antara kamu ditunjuk sebagai Tenaga Kerja Pendamping TKA, maka harus benar-benar bisa alih teknologi dan alih keahlian dengan baik. Minimal sama level, akan lebih baik jika melebihi kemampuan TKA.

Baca Juga: Jumlah Pekerja Indonesia di Luar Negeri Meningkat 176%, Tebak di Negara Mana yang Terbanyak!

Namun apabila tidak, kamu pun wajib menjadi sekompetitif TKA. Mengutip sebuah blog di andalintinatura.co.id, ada beberapa kiat agar bisa bersaing dengan TKA, yaitu:

  1. Asah potensi dan keterampilan

Hal ini tak hanya membantu kamu berprestasi di perusahaan, tetapi juga mampu mengimbangi keahlian tenaga TKA yang masuk karena diberlakukannya Masyrakat Ekonomi ASEAN.
Fokus  pada pengembangan soft skill dan hard skill yang diperkirakan akan dibutuhkan di masa depan. Soft skill yang berkaitan dengan leadership juga akan berguna dan memudahkan kamu bekerja dalam kelompok atau organisasi.

  1. Memperkuat mental di dunia kerja

Mental diperlukan dalam kesiapan menghadapi MEA. Seseorang dengan kondisi mental kurang stabil dan mudah terpengaruh cenderung kurang menyukai kehadiran TKA.

Perkuat mental supaya mendapatkan respek dari pekerja lokal dan pekerja asing di Indonesia. Belajar untuk menilai sesuatu dari multidimensi sehingga kamu juga tahu cara yang tepat untuk menghadapinya.

Baca Juga: Benarkah AI Bisa Ancam Tenaga Kerja Manusia dan Buat Lowongan Kerja Makin Sulit?

  1. Tingkatkan kemampuan bahasa asing

Kemampuan berbahasa asing menjadi hal yang sangat dipertimbangkan oleh perusahaan, terutama Perusahaan multinasional atau internasional.

Kemampuan berbahasa Inggris saat ini adalah mandatory. Syukur-syukur ada Bahasa lain selain Bahasa Inggris. Bahasa Mandarin adalah salah satu bahasa yang direkomendasikan menjadi Bahasa asing kedua yang sebaiknya dikuasai, mengingat jumlah TKA dari China yang bekerja di Indonesia adalah yang terbanyak saat ini.

Jika kamu menguasai Bahasa asing, maka akan sangat membantu dalam berkomunikasi. Hal ini akan berdampak baik dalam alih teknologi dan alih kehalian.

Imbangi pula kemampuan tersebut dengan public speaking supaya sehingga alih teknologi dan alih kehalian ini bisa kamu tularkan ke tanggota tim. Dengan begitu, posisi kamu dalam Perusahaan menjadi penting dan dibutuhkan.

Baca Juga: Jika Mau Berkarir Di Dunia Internasional, 12 Bahasa Ini Wajib Kamu Pelajari dan Kuasai!

  1. Jangan ragu mengembangkan diri

Jika ada peluang, eksplorasi seluas mungkin wawasan kamu.  Dengan diberlakukannya MEA, pekerja dari negara-negara di ASEAN dapat saling berbagi sekaligus menjelajahi potensi yang ada.

Apabila kamu sudah membekali diri dengan keterampilan kerja yang mumpuni akan lebih menarik perhatian pencari kerja dari negara lain dan kamu pun akan lebih mudah beradaptasi saat berada di negara lain.

Halaman:

Tags

Terkini