PejuangKantoran.com - Saat melamar pekerjaan, kamu mungkin lebih berfokus pada pengetahuan dan keterampilan teknis yang sesuai dengan kualifikasi.
Namun, sebenarnya perusahaan juga mencari pekerja dengan kemampuan yang berkaitan dengan interaksi dan komunikasi di tempat kerja.
Keterampilan yang termasuk dalam soft skill ini akan menjadi pelengkap hard skill yang kami miliki.
Baca Juga: BRI Dukung Ekosistem Digital UMKM dengan Program QRIS UMI Tanpa Biaya MDR
Sayangnya, tak banyak yang menyadari bahwa kemampuan tersebut seringkali dianggap lebih berharga oleh banyak perusahaan.
Menurut pelatih karir Grace McCarrick, ada tiga soft skill yang sangat dihargai dan bisa membuat kamu layak digaji lebih tinggi, yaitu:
1. Membaca situasi dan kondisi ruangan
Menurut McCarrick, kemampuan seseorang membaca suasana hati dan perasaan orang-orang di sekitarnya merupakan keterampilan yang sangat berharga.
Ini tidak hanya tentang mengenali apakah orang-orang di ruangan terlihat marah atau cemas, tetapi juga tentang memahami cara berinteraksi yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Kemampuan membaca situasi mempermudah seseorang untuk lebih cepat beradaptasi dan mengenali reaksi tubuh atau ekspresi wajah orang lain.
Baca Juga: BRI Dan KUR Rp175,66 Triliun: Langkah Besar Menuju Ekonomi Kerakyatan yang Maju
Di dunia kerja, keterampilan ini sangat bermanfaat untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan klien maupun rekan kerja.
2. Menganalisis data menjadi teori
Keterampilan kedua yang sebaiknya kamu miliki adalah mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, seperti artikel, video, atau komentar di internet, lalu mengolahnya menjadi sebuah teori yang jelas.
Ini sangat penting dalam pekerjaan karena mampu mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data, bukan sekadar intuisi.