3. Call to action/Ajakan bertindak: tutup kesepakatan
• Buat yang spesifik: Jangan hanya mengatakan “Learn more”, atau "Pelajari lebih lanjut." Beri tahu mereka apa yang harus dilakukan: "Silakan komentar di bawah," "DM saya untuk detailnya," "Klik link di bio."
• Sesuaikan dengan tujuan kamu: Apakah kamu ingin mendapatkan komentar, share, save, atau kunjungan ke situs web? CTA kamu harus selalu mendukung tujuan utama tersebut.
Baca Juga: 5 Perilaku Mendasar yang Dibutuhkan Oleh Seorang Pemimpin Agar Efektif Kepemimpinannya
• Ciptakan kesan yang mendesak: Kata-kata seperti "sekarang", "hari ini", atau "limited time" akan mendorong pengguna segera bertindak.
Contoh CTA yang efektif:
• Mendapatkan feedback: "Mana dari tampilan ini yang menjadi favorit kamu? Komentar 1, 2, atau 3 di bawah ini!"
• Mendorong traffic: "Mau resep lengkapnya? Klik link di bio saya!"
• Mempromosikan diskon: "Diskon Natal dimulai malam ini! DM untuk kode diskonnya!"
Kalau ingin benar-benar ahli dalam menyusun CTA yang menghasilkan konversi, kamu bisa mulai dengan menganalisis postingan kamu sebelumnya.
Baca Juga: Trik agar Bisa Libur Lebih Lama di Akhir 2024, Selain Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Mana yang menghasilkan respons terbaik saat membuat hook di Instagram? Kamu bisa mencoba membuat ulang elemen yang berhasil di postingan kamu selanjutnya.
Saat usaha kamu berhasil, jangan kaget jika kamu dapat mendorong traffic, menambah follower dan meningkatkan engagement dengan audiens.