kubikel

Pastikan Kamu Tidak Melakukan 5 Kesalahan Ini di CV, Bisa Bikin Lamaran Kamu Ditolak Rekruter!

Sabtu, 11 Januari 2025 | 14:15 WIB
Di dalam CV, hindari hanya menulis tanggung jawabmu tanpa menyatakan hasilnya. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Jika kamu ingin mencari pekerjaan baru—atau masih berjuang mendapatkan pekerjaan—di tahun baru ini, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memperbarui curriculum vitae atau CV.

Pastikan dalam CV yang kamu buat, tidak ada lima kesalahan umum yang yang menurut Forbes banyak dilakukan para pencari kerja ini, karena bisa menurunkan peluang kamu mendapatkan pekerjaan.

  1. Menuliskan informasi yang terlalu pribadi

Karena CV merupakan kesempatan pertama untuk mengesankan calon pemberi kerja, jadi kamu harus fokus pada kualifikasi dan pencapaian profesional.

Menyertakan detail pribadi yang tidak relevan atau sensitif, seperti alamat rumah atau tanggal lahir, dapat mengalihkan perhatian rekruter atau bahkan menimbulkan tanda bahaya bagi mereka.

Hindari menuliskan afiliasi politik atau agama, hobi yang tidak relevan, dan anekdot pribadi yang mungkin secara tidak sengaja mengundang bias, yang dapat membahayakan kesempatan kamu diterima kerja.

  1. Menyebutkan pendidikan lebih dulu, baru pengalaman

Saat kamu sudah memiliki pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar, sebenarnya gelar atau riwayat pendidikan menjadi kurang signifikan.

Jadi, dengan menuliskan riwayat pendidikan di bawah pengalaman profesional, kamu membuat karir yang selama ini dijalani menjadi pusat perhatian.

Jadi, tuliskan peran kepemimpinan atau pengalaman baru-baru ini daripada gelar yang kamu peroleh lima tahun lalu.

Baca Juga: Begini Cara Menjadikan Resume Kamu Lebih Powerful dengan Surat Referensi

  1. Hanya mencantumkan tanggung jawab pekerjaan, bukan dampaknya

Cukup mencantumkan tanggung jawab dalam pekerjaan sebelumnya bisa membuat peluang kamu untuk menonjol sebagai kandidat teratas menurun karena orang lain juga bisa memiliki tanggung jawab yang sama.

Jadi, daripada hanya menuliskan “mampu mengelola tim", tulislah “mampu memimpin tim yang terdiri dari 10 orang untuk melampaui target penjualan sebesar 20%".

Dengan melakukannya, kamu menunjukkan kepada calon atasan bahwa kamu mampu memberikan hasil yang menguntungkan perusahaan.

  1. Menuliskan terlalu banyak hal yang klise

Karena perekrut dan manajer perekrutan bisa menerima hingga ratusan CV, terlalu banyak menulis hal yang klise tidak akan menarik perhatian mereka.

Hal klise yang dimaksud adalah kata-kata "mampu mememecahkan masalah" atau "berorientasi pada detail" tanpa memberikan contoh spesifik tentang bagaimana kamu melakukannya.

Halaman:

Tags

Terkini