Ingatlah bahwa rekruter ingin melihat bukti keterampilan kamu.
- Fokus pada tampilan, bukan isi
CV yang menarik secara visual memang dapat menarik perhatian. Namun, desain yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian dari isinya dan mempersulit pemberi kerja untuk menilai kualifikasi kamu.
Warna, grafik, font, atau format yang terlalu bold juga bisa membingungkan dan terlihat tidak profesional.
Baca Juga: Poin-Poin Penting Resume Atau CV Agar Menonjol dan Menarik Menurut Harvard Business Review
Apalagi banyak perusahaan juga menggunakan sistem pelacakan pelamar (ATS) untuk memindai CV. Jika terlalu “kreatif” maka CV mungkin tidak dikenali oleh sistem sehingga ditolak sebelum dibaca.
Jadi, biarkan pencapaian dan keterampilan menjadi fitur menonjol dari CV kamu, bukan desainnya. Jaga CV agar tetap sederhana dan bersih, serta gunakan font profesional seperti dan pastikan tata letaknya mudah dinavigasi.
Hal utama yang harus diingat adalah bahwa CV bukan hanya ringkasan karir, tetapi juga alat untuk menunjukkan keterampilan, pencapaian, dan potensi diri. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Perbedaan antara Resume dan CV, dari Panjang Halaman sampai Jenis Pekerjaan yang Dilamar
4 Font Terbaik dan Terburuk untuk Menulis Resume dan Lamaran Kerja, Bisa Pengaruhi Hasilnya!
Poin-Poin Penting Resume Atau CV Agar Menonjol dan Menarik Menurut Harvard Business Review
5 Cara Menuliskan 'Sering Bekerja dengan Deadline' di CV agar Menarik Perhatian Rekruter
Informasi yang Tak Perlu Ditulis di CV agar Kesempatan Diterima Bekerja Lebih Besar
3 Cara supaya Lamaran Kerja dan CV Kamu Lolos Applicant Tracking System
10 Hobi yang Bisa Kamu Cantumkan Dalam Resume dan Bisa Membuka Peluang