Pejuangkantoran.com – Dalam sebuah kehidupan, termasuk organisasi perusahaan, pasti akan ada berbagai masalah, mulai dari yang riangan hingga yang berat.
Masalah adalah “penyakit” dalam sebuah organisasi yang perlu diidentifikasi, dicarikan solusinya, dan “disembuhkan”.
Seorang konsultan organisasi Irial O’Farrell dalam laman muse.com menyebutkan bahwa seseorang yang mampu memilah masalah dan membuat keputusan atau setidaknya membawa potensi solusi, adalah tipe orang yang bisa menyelesaikan masalah-masalahnya.
Artinya, orang tersebut seorang problem solver, orang yang mampu memecahkan masalah. Orang seperti ini adalah solusi bagi sebuah organisasi perusahaan.
Oleh karena itu perusahaan cenderung menghargai seseorang yang mempunya keterampilan memecahkan masalah (problem solving). Seorang problem solver di kantor adalah menjadi kunci untuk meningkatkan proses bisnis dan mengelola tugas.
Jika seorang pencari kerja mampu menunjukkan keterampilan problem soilving-nya dalam surat lamaran, CV. atau resumenya, maka dia selangkah lebih maju daripada kandidat lain yang tidak mampu menunjukkan keterampilan yang sama.
Berikut ini beberapa tips bagaimana cara menunjukkan keterampilan problem solving kamu di berbagai dokumen lamaran kerja.
Keterampilan pemecahan masalah untuk resume
Tunjukkan keterampilan kamu dalam memecahkan masalah di halaman resume atau CV. Soroti dan tonjolkan secara efektif keterampilan pemecahan masalah yang kamu punyai di beberapa bagian resume kamu.
Misal di bagian 'Keterampilan', 'Prestasi', dan 'Pengalaman'. Di bagian Keterampilan, tuliskan daftar kemampuan pemecahan masalah yang spesifik daripada hanya menggunakan istilah umum 'pemecahan masalah'.
Sebutkan keterampilan teknis yang relevan dengan bidang kamu atau soft skill. Misalnya, keterampilan dalam mengedit video dan kemampuan dalam memecahkan masalah yang relevan daam bidang tersebut.
Tunjukkan salah satu karya videomu di mana dalam menghasil karya tersebut, kamu harus mengambil keputusan yang sangat penting dan genting. Dan hasil keputusanmu itu tepat serta berbuah karya yang mendapatkan apresiasi.
Contoh-contoh seperti ini dapat menyempurnakan resume kamu dan sekaligus mempersiapkan kamu untuk menjawab pertanyaan wawancara, seperti, 'Ceritakan tentang saat Anda mengatasi hambatan'.