Pejuangkantoran.com – “Wah, pekerjaan itu bukan passion gue, makanya gue cabut dari sana!” Atau “Pekerjaan ini sesuai dengan passion saya, makanya saya yakin bisa menyelesaikannya dengan baik.”
Pernyataan-pernyataan seperti dua contoh di atas, mungkin kerap kamu dengar. Tidak ada yang salah dari dua kalimat tersebut.
Memang, ketika tidak ada passion dalam bekerja, maka susah untuk bisa menyatu dengan bidang pekerjaan tersebut. Namun, sebenarnya passion itu apa?
Menurut Merriam Webster, passion adalah perasaan antusiasme atau kegembiraan yang kuat terhadap sesuatu atau tentang melakukan sesuatu. Sementara jika merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan menerjemahkan passion menjadi gairah, maka artinya keiginan (Hasrat, keberanian) yan kuat.
Passion dalam Bekerja
Passion atau gairah sering kali merupakan sesuatu yang ingin kamu lakukan terus-menerus.
Cukup sering passion ini dibawa ke dalam ranah pekerjaan. Bukan hal yang salah, malah bagus.
Memilik passion atau gairah dalam pekerjaan itu lebih spesifik daripada sekadar bersemangat atau antusias terhadap sesuatu.
Penelitian Deloitte menggambarkan "gairah pekerja" sebagai sesuatu yang memotivasi kita untuk menggali masalah-masalah sulit dan mendukung kita melalui tantangan dan pengaturan kembali.
Passion dalam bekerja ini memunculkan keinginan kita untuk menemukan sesuatu, untuk belajar lebih cepat dalam membuat dampak.
Ada perbedaan antara passion dengan value.
Setiap orang memiliki value mereka sendiri yang membimbing mereka dan membentuk perasaan mereka tentang pekerjaan atau lingkungan kerja mereka. Misal tentang kedisiplinan, ketekunan, keceriaan, pembelajaran, keunggulan, dan ketahanan.