kubikel

Melakukan 5 Red Flag saat Wawancara Kerja Ini Bisa Bikin Kamu Susah Dapat Kerja!

Senin, 24 Februari 2025 | 16:20 WIB
Salah satu yang menjadi red flag kamu selalu gagal dalam wawancara adalah mengkritik perusahaan serta rekan kerja di masa lalu. (Freepik)

Ketidakjujuran bisa muncul dalam berbagai cara. Kadang terlihat jelas, seperti berbohong tentang jabatan. Misalnya, mengatakan bahwa kamu adalah seorang manajer tim padahal bukan.

Namun, kebohongan lain yang lebih halus adalah menampilkan citra diri yang tidak otentik. Jangan lupa kalau perusahaan bisa mengecek media sosial yang kamu miliki (jika ada) sehingga pewawancara bisa memiliki gambaran siapa kamu sebenarnya.

  1. Menggunakan bahasa atau perilaku kasar

Ada 53% manajer perekrutan melihat bahasa atau perilaku yang kasar sebagai tanda bahaya pada calon karyawan.

Sebuah studi dari Leadership IQ menemukan bahwa dari 46% karyawan baru yang dipecat dalam waktu 18 bulan, 89% diantaranya disebabkan oleh sikap atau kemampuan interpersonal yang buruk, bukan karena kompetensi teknis.

Ini artinya meskipun memiliki kemampuan teknis yang baik, perilaku juga akan membantu kamu beradaptasi dengan tim dan lingkungan kerja.

Baca Juga: Jangan Menolak Jika Ditawari Minum saat Wawancara Kerja, Ini Alasannya!

  1. Mengkritik atasan atau rekan kerja di masa lalu

Memberikan kritik kepada mantan rekan kerja dan pengalaman kerja di masa lalu saat wawancara dapat merusak kesempatan kamu untuk mendapatkan tawaran kerja.

Sebanyak 31% manajer perekrutan menganggap kritik semacam itu sebagai tanda bahaya bagi kandidat.

Bahkan, survei dari The Creative Group mengungkapkan bahwa 62% eksekutif menganggap sikap menjelek-jelekkan mantan atasan sebagai sebuah alasan untuk tak mempekerjakan seseorang.

Ini karena mengkritik pekerjaan atau kolega sebelumnya, membuat kamu dianggap sebagai orang yang sulit diajak bekerja sama atau tidak mau beradaptasi dengan lingkungan baru. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini