kubikel

Siapa Bilang Jenjang Karir Harus Selalu Ke Atas? Jangan Takut Cari Pekerjaan Baru!

Kamis, 6 Maret 2025 | 15:07 WIB
Ilustrasi: Jenjang karir tidak harus ke atas, kamu bisa mencoba untuk pindah jalur karir atau mencoba industri yang baru. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Karir sering diibaratkan seperti sebuah tangga tak berujung yang harus selalu kamu daki. Jika cukup “beruntung”, kamu bisa mencapai puncak. Namun, bagaimana jika tidak?

Inilah yang disebut dengan jenjang karir, atau boleh dibilang serangkaian posisi yang semakin lama semakin tinggi, yang dapat dicapai dalam karir kamu di tempat kerja.

Jenjang karir ini dianggap sebagai tangga yang harus didaki untuk mencapai tanggung jawab yang lebih besar dan meraih kesuksesan finansial.

Baca Juga: Tim Elang Relawan BRI Serahkan Langsung Bantuan bagi Warga Jabodetabek yang Terdampak Banjir

Cara kerja jenjang karir

Tahapan awal dalam jenjang karir adalah memperoleh gelar sarjana atau pendidikan formal di bidang tertentu. Lalu, saat memasuki dunia kerja, kamu memulainya dengan pekerjaan tingkat pemula.

Untuk naik ke anak tangga berikutnya dalam karir, keahlian, dan jabatan, kamu harus memiliki keterampilan baru dan bersaing dengan pekerja lainnya.

Tahapan jenjang karir bisa dilakukan dengan cara kamu sendiri, mulai dari posisi pemula hingga ke level tertinggi yang bisa kamu raih.

Namun, kamu juga bisa mengikuti jalur yang telah dibuat oleh orang lain dan menggunakan panduannya untuk mencapai posisi orang tersebut. Ini adalah jalur karir yang sangat tradisional.

Jenjang karir tak harus ke atas

Baca Juga: Program Desa BRILiaN 2025 Mendukung Asta Cita dalam Membangun dan Memberdayakan Desa

Masalah utama dari jenjang karir adalah bahwa ini hanya menawarkan jalan satu arah, yaitu naik ke atas. 

Padahal, saat ini jenjang karir cenderung memiliki rute yang lebih berliku.

Kerja keras, peningkatan keterampilan, dan pertumbuhan karir tidak harus “dihadiahi” dengan jabatan pekerjaan yang lebih tinggi agar kamu bisa dibilang sukses.

Ini karena level karir kamu berikutnya mungkin tidak berada di atas. Kamu bisa menggunakan keahlian yang kamu punya untuk dialihkan ke industri yang baru atau pindah jalur karir, yang mungkin membuat kamu kembali jadi pekerja pemula.

Halaman:

Tags

Terkini