Sejak adanya AI, banyak perusahaan yang tak lagi melihat keterampilan teknis sebagai satu-satunya kelebihan karyawan.
Dalam sebuah survei, pemberi kerja mengatakan bahwa mereka sekarang mengejar karyawan yang memiliki soft skill, seperti kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim.
Salah satu alasan soft skill menjadi lebih penting adalah bahwa manusia akan sering dibutuhkan untuk mengevaluasi pekerjaan yang dihasilkan AI.
Baca Juga: 37% Rekruter Bilang Pindah-pindah Kerja adalah Red Flag, Begini Cara Menjelaskannya saat Wawancara
- Jadi diri sendiri di tempat kerja
Ini mungkin bisa diterapkan di tempat lain, tetapi mungkin tak cocok untuk di tempat kerja.
Ella F. Washington, profesor praktik di Universitas Georgetown, mengatakan bahwa yang lebih baik kamu lakukan adalah menjadi diri sendiri yang profesional di tempat kerja.
Artinya, kamu mungkin harus mengesampingkan pandangan politik agar bisa bekerja dengan orang-orang yang mungkin tidak disukai. Bahkan, itu artinya kamu juga harus mengesampingkan suasana hati yang buruk.
"Jadi, jika kamu tipe yang crancky atau moody di pagi hari, jangan membawa diri itu ke tempat kerja," tegasnya. (Elga Windasari)