kubikel

Selain Gaji yang Tak Sebanding Beban Kerja, Apa Lagi Alasan Karyawan Enggan Naik Jabatan?

Rabu, 19 Maret 2025 | 12:05 WIB
Ilustrasi: Sebanyak 42% karyawan menolak kenaikan jabatan karena enggan menerima tanggung jawab yang diterima. (Freepik/Krakenimages.com)

Dalam beberapa kasus, kenaikan gaji tidak cukup mengimbangi stres tambahan, komitmen waktu, dan ekspektasi, yang membuat pekerjaan saat ini lebih menarik.

3. Burnout dan masalah kesehatan mental lain

Dengan burnout yang berada pada titik tertinggi sepanjang masa, banyak karyawan menjadi lebih sadar bahwa stres terkait pekerjaan dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka.

Baca Juga: Didukung 500 Karyawan, Usaha Mebel Ukir Jepara Els Artsindo Sukses Dipasarkan ke 5 Benua

Inilah yang membuat pekerja menolak kenaikan jabatan, meski prospek peran kepemimpinan terasa luar biasa.

4. Skeptis dengan jabatan pemimpin

Banyak karyawan ragu untuk melangkah ke peran kepemimpinan karena persepsi negatif terhadap manajemen.

Mungkin juga ada yang telah melihat contoh manajemen yang buruk dan tidak ingin meniru kesalahan yang sama.

Sementara yang lain mungkin merasa bahwa posisi kepemimpinan tidak memiliki otonomi atau mengharuskan mereka untuk menegakkan kebijakan yang tidak disetujuinya.

5. Lebih suka menambah keterampilan daripada jabatan

Baca Juga: Kenali 4 Gaya Komunikasi Pemimpin yang Mungkin Sering Kamu Temui, Hayo... Jangan Baper Dulu!

Karyawan modern lebih tertarik untuk mengembangkan keterampilan baru daripada sekadar naik pangkat.

Banyak yang lebih suka mengambil proyek untuk meningkatkan keahlian mereka, memungkinkan gerakan lateral, atau memberikan peluang untuk kewirausahaan di dalam perusahaan daripada mengejar promosi tradisional.

Itulah beberapa alasan karyawan menolak kenaikan jabatan. Jika perusahaan tidak menyadari faktor-faktor ini dan melakukan perubahan, bukan tidak mungkin akan semakin sedikit karyawan yang bersedia naik jabatan. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini