PejuangKantoran.com - Dalam pandangan Bill Gates, pendiri Microsoft, kecerdasan buatan (AI) akan semakin mendominasi dunia dalam dekade berikutnya, menggantikan banyak peran manusia dalam berbagai sektor.
Ia menyampaikan hal ini saat berbincang dengan komedian Jimmy Fallon dalam acara The Tonight Show. Meskipun saat ini manusia masih diperlukan dalam beberapa profesi, seperti guru dan dokter ahli.
Namun, Gates percaya bahwa AI akan semakin menggantikan kebutuhan akan peran tersebut dalam waktu dekat.
"Di masa depan, AI akan menjadi hal yang umum dan bahkan bisa diakses secara gratis, seperti mendapatkan nasihat medis yang berkualitas atau bimbingan belajar," ucap Gates.
Ia memprediksi bahwa kemajuan AI akan merambah ke hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari peningkatan diagnosis medis hingga pengajaran dan layanan virtual yang dapat diakses kapan saja.
Baca Juga: 4 dari 10 Orang Mendapatkan Pekerjaan dengan Tidak Jujur, Apa yang Harus Dilakukan Perusahaan?
Transformasi Besar Berkat AI
Gates juga menambahkan bahwa kita memasuki era baru yang ia sebut sebagai "kecerdasan gratis", yang didorong oleh perkembangan pesat AI. Hal ini akan menyentuh berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan pengelolaan perubahan iklim.
"Perkembangan ini sangat cepat dan cukup menakutkan, karena tidak ada batasan untuk apa yang bisa dicapai oleh AI," ujarnya.
Di tengah antusiasme ini, masih ada perdebatan tentang bagaimana AI akan mempengaruhi tenaga kerja manusia. Beberapa pihak berpendapat bahwa AI akan meningkatkan efisiensi kerja manusia, yang akhirnya memacu pertumbuhan ekonomi.
Namun, ada juga pandangan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, sebagian besar pekerjaan akan digantikan oleh teknologi, sebagaimana diungkapkan oleh CEO AI Microsoft, Mustafa Suleyman, dalam bukunya The Coming Wave.
Ia menekankan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan kecerdasan manusia dalam waktu dekat, pada akhirnya teknologi ini akan menggantikan pekerjaan manusia dalam banyak sektor.
Baca Juga: Benarkah Dampak Negatif Jika Pacaran dengan Teman Sekantor Lebih Banyak Dialami Perempuan?
Potensi AI untuk Manusia