Pejuangkantoran.com - Saat mencari pekerjaan, kamu mungkin pernah berada di situasi saat melakukan wawancara kerja untuk beberapa posisi atau perusahaan sekaligus.
Setelah mendapatkan tawaran kerja, bisa saja ternyata gaji yang ditawarkan tidak sesuai ekspektasi atau muncul peluang lain yang lebih menarik sehingga kamu harus menolaknya.
Meski harus dilakukan, tetapi pastikan kamu melakukannya dengan cara yang sopan dan profesional agar nama baik tetap terjaga di dunia kerja.
Kapan sebaiknya menolak tawaran kerja?
Keputusan menolak atau menerima tawaran kerja sebaiknya dilihat dari berbagai sudut, termasuk kondisi pribadi dan informasi yang tersedia tentang perusahaan.
Banyaknya review negatif di website penilaian perusahaan atau frekuensi pergantian karyawan yang tinggi, bisa menjadi tanda untuk menilai adanya masalah dalam budaya kerja perusahaan.
Jika tawaran gaji jauh lebih rendah dari standar industri atau dari pekerjaan sebelumnya, pertimbangkan untuk mencari kesempatan lain yang lebih menjanjikan.
Segera sampaikan penolakan
Penolakan sebaiknya disampaikan secepat mungkin agar perusahaan dapat segera melanjutkan proses dengan kandidat lain. Umumnya, perusahaan memberikan waktu sekitar dua hari untuk merespons.
Penting untuk memberitahu pihak rekrutmen jika memang membutuhkan waktu tambahan. Jika kamu masih menunggu keputusan dari perusahaan lain, ketahui risiko kehilangan tawaran yang ada.
Jelaskan alasan penolakan
Penolakan dengan alasan yang jelas akan lebih bisa dihargai dan diterima.
Menjelaskan alasan secara profesional akan menunjukkan rasa hormat terhadap waktu dan usaha yang telah diberikan perusahaan selama proses seleksi. Berikut beberapa diantaranya.