Pejuangkantoran.com – Kamu mendapatkan tawaran pekerjaan baru yang cukup menarik, terutama terkait dengan kredibilitas perusahaan yang lebih baik daripada kantormu sekarang. Tentu saja ini sayang untuk dilewatkan.
Salah satu yang akan jadi pertimbanganmu adalah soal gaji dan berbagai kompensasi sebagai karyawan di perusahaan tersebut.
Negosiasi gaji pasti akan terjadi apabila kamu melihat peluang yang lebih besar. Namun, ada hal-hal yang harus kamu jadikan bekal dalam negosiasi gaji.
Yang pasti, kamu harus memahami nilai diri kamu sendiri sehingga ketika bernegosiasi tidak seperti membawa kotak kosong. Karena ketika kamu membawa kotak kosong, maka perusahaan tersebut jadi kesulitan dalam mendapatkan gambaran tentang nilai kamu.
Baca Juga: Gaji Rata-Rata di Eropa: Negara Mana yang Beri Gaji Paling Tinggi?
Selain itu, ada faktor-faktor lain yang perlu kamu pertimbangkan dalam bernegosiasi gaji dengan perusahaan yang menawarimu pekerjaan, seperti yang disampaikan di laman indeed.com, yaitu:
- Lokasi geografis: Pertimbangkan biaya hidup di lokasi geografismu. Misalnya, kamu mungkin memerlukan gaji yang lebih tinggi di Jakarta daripada di Magelang untuk pekerjaan yang sama. ini akrena karena biaya hidup di Jakarta umumnya lebih tinggi. Sebagai mudahnya, gunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebagai patokan.
- Lama pengalaman dalam industri: Jika deskripsi pekerjaan mensyaratkan tiga hingga lima tahun pengalaman dan pengalaman kamu lebih tinggi, mungkin perusahaan tersebut akan menawarkan gaji yang lebih tinggi.
- Lama pengalaman kepemimpinan: Mirip dengan pengalaman industri, perusahaan tersebut lebih menyukai atau mensyaratkan keterampilan kepemimpinan dan kamu memenuhi atau melampaui harapan mereka, maka ini dapat menjadi faktor yang kuat untuk menawar gaji yang lebih tinggi.
- Tingkat pendidikan: Tingkat pendidikan akhir, entah itu sarjana, magister, doktor, atau gelar khusus yang relevan dapat memengaruhi kompensasi/gajimu.
- Tingkat karier: Umumnya, kamu dapat mengharapkan kisaran gaji yang lebih tinggi setara dengan kemajuan kariermu.
- Keterampilan: Keterampilan khusus atau teknis yang memerlukan waktu dan pengalaman untuk menguasainya, dapat menjadi faktor penawaran gaji yang lebih tinggi.
- Lisensi dan sertifikasi: Cukup sering ada syarat atau preferensi dari perusahaan untuk kandiat yang memiliki lisensi atau sertifikasi tertentu. Jika kamu sudah memilikinya, bargaining position kamu menjadi lebih kuat untuk meminta kompensasi yang lebih besar.
Baca Juga: Apakah Gaji Ke-13 dan Bonus Bisa Bikin Karyawan Merasa Puas Bekerja di Perusahaan?
Setelah memahami faktor-faktor di atas dan menyiapkan semua hal yang mendukung di atas, saat kamu memulai negosiasi gaji, pastikan untuk menegaskan kembali bahwa kamu akan menjadi aset perusahaan yang berharga, sehingga pantas untuk mendapatkan gaji yang sesuai keinginan kamu.
***
Artikel Terkait
3 Kesalahan dalam Negosiasi Kerja ketika Mendapat Tawaran Kerja yang Diidamkan
6 Cara Memeriksa Legalitas Perusahaan, Jika Mendapat Tawaran Kerja yang Mencurigakan
7 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menerima Tawaran Relokasi Karyawan
Bagaimana Cara Menanggapi Offering Letter, Baik untuk Menerima atau Menolak Tawaran Kerja
Kenaikan Gaji Guru ASN dan Non-ASN: Hadiah di Hari Guru Nasional
6 Tren Dunia Kerja Tahun 2025, dari Revolusi AI hingga Transparansi soal Gaji
Pegawai dengan Gaji Di Bawah Rp10 Juta Tak akan Dikenakan PPh Pasal 21