- Menolak karena gaji
Jika penolakan didasarkan pada gaji, hasilnya bisa bervariasi.
Terkadang, perusahaan bisa saja mempertimbangkan ulang tawarannya. Namun, jika tidak ada perubahan, langkah selanjutnya adalah mencari kesempatan lain yang lebih sesuai.
Menyampaikan penolakan secara sopan dan langsung dapat membuka peluang untuk negosiasi yang lebih baik. Namun, strategi ini sebaiknya digunakan hanya jika memang sudah siap untuk melepaskan tawaran lain yang ada.
Baca Juga: Bagaimana Cara Menanggapi Offering Letter, Baik untuk Menerima atau Menolak Tawaran Kerja
- Menolak karena menerima posisi lain
Dalam proses wawancara dengan beberapa perusahaan sekaligus, bisa saja salah satu dari mereka memberikan tawaran lebih dulu. Jika posisi lain sudah dipilih, sebaiknya segera memberitahu perusahaan lain yang juga memberikan tawaran.
Karena situasi dalam proses rekrutmen bisa cepat berubah, jadi menjaga komunikasi tetap baik bisa membuka peluang lain di masa depan.
Menolak tawaran kerja yang sudah diterima
Sebaiknya tidak membatalkan keputusan setelah menerima tawaran kerja. Meskipun tidak selalu mengikat secara hukum, persetujuan yang diberikan melalui penandatanganan surat penerimaan sudah menunjukkan adanya komitmen.
Penarikan diri ini bisa berdampak pada reputasi profesional dan menutup peluang di perusahaan tersebut ke depannya.
Namun, jika memang tidak memungkinkan untuk lanjut, keputusan mundur tetap bisa disampaikan dengan cepat dan sopan agar proses rekrutmen dengan kandidat lain tetap berjalan. (Elga Windasari)