kubikel

Garam dan Merica serta Gelas Kosong Ternyata Bisa Jadi Penilaian Saat Wawancara Kerja, Seperti Ini Caranya!

Selasa, 15 April 2025 | 09:31 WIB
Terkadang, rekruter menggunakan tes (ChatGPT)

Teknik evaluasi yang tidak kalah unik juga diterapkan oleh mantan bos Xero Australia, Trent Innes.

Dalam proses wawancara kerja, ia sering mengajak kandidat ke dapur untuk mengambil minuman terlebih dahulu.

Setelah sesi selesai, ia akan memperhatikan satu hal penting, yaitu apakah gelas kosong dibawa kembali ke dapur atau dibiarkan begitu saja.

Menurutnya, tindakan sederhana ini bisa menunjukkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan sikap kerja sama.

Trent percaya bahwa keahlian teknis bisa dipelajari melalui pelatihan atau pengalaman, tetapi sikap tidak bisa diajarkan dengan mudah.

Perusahaan yang berkomitmen membangun lingkungan kerja yang positif biasanya lebih memilih individu dengan karakter baik, termasuk mereka yang menunjukkan inisiatif sederhana namun berarti.

Baca Juga: Kirim Pesan Suara via LinkedIn ke Rekruter untuk Ucapkan Terima Kasih usai Wawancara Kerja

Selain pekerjaan, sikap kandidat juga penting

Dalam dunia kerja yang semakin penuh persaingan, pendekatan semacam ini mengingatkan bahwa hal-hal kecil bisa memberikan dampak besar.

Tidak hanya tentang seberapa banyak pengalaman yang dimiliki, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menunjukkan sikap dalam situasi sehari-hari.

Mencicipi makanan sebelum memberi bumbu atau membereskan gelas sehabis minum, mungkin terlihat biasa. Namun, bagi sebagian orang, hal tersebut sudah cukup untuk menilai siapa yang pantas diajak bekerja sama dalam waktu lama.

Aspek-aspek seperti ini menekankan betapa pentingnya etika dan kesadaran dalam setiap langkah, sekecil apapun itu.

Pada akhirnya, karakter yang konsisten dalam hal-hal kecil sering kali menjadi dasar dari profesionalisme yang lebih besar. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini