Pejuangkantoran.com - Umumnya, proses wawancara kerja diisi dengan pertanyaan standar seputar pengalaman, keahlian, dan ekspektasi.
Namun, ternyata sebagian rekruter justru menilai kandidat dari hal-hal yang tidak biasa dan seringkali belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Bukan dari CV, bukan dari jawaban soal target kerja, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan tanpa sadar. Salah satunya dikenal sebagai “tes garam dan merica.”
Ada apa dengan “garam dan merica”?
Seorang pengguna Reddit pernah membagikan pengalaman unik saat bekerja di sebuah perusahaan yang menggunakan metode tidak biasa dalam proses perekrutan.
Di perusahaan tersebut, salah satu sesi wawancaranya dilakukan saat makan siang. Namun, yang menjadi sorotan bukanlah makanan yang disajikan, melainkan perilaku calon karyawan sesaat sebelum mulai menyantapnya.
Bos perusahaan itu membuat keputusan perekrutan berdasarkan satu hal sederhana, yaitu apakah seseorang langsung menambahkan garam, merica, atau saus sebelum mencicipi makanan.
Baca Juga: 5 Cara Perlihatkan Rasa Antusias saat Wawancara Kerja, Bisa Meningkatkan Kesempatan Diterima!
Menurutnya, tindakan kecil ini mencerminkan bagaimana seseorang membuat keputusan, apakah lebih suka menilai dulu sebelum bertindak atau langsung mengambil langkah tanpa memahami situasi.
Jika makanan langsung dibumbui tanpa dicoba, peluang untuk diterima kerja bisa langsung tertutup.
Meskipun terdengar sepele, banyak orang percaya bahwa kebiasaan kecil seperti ini bisa mencerminkan karakter yang lebih besar.
Misalnya, kecenderungan membuat penilaian secara terburu-buru, kurang menerima hal-hal baru, atau rendahnya rasa ingin tahu.
Itulah yang membuat beberapa atasan menggunakan pendekatan nontradisional ini sebagai bagian dari proses seleksi.
Tes “gelas kosong”
Artikel Terkait
Melakukan 5 Red Flag saat Wawancara Kerja Ini Bisa Bikin Kamu Susah Dapat Kerja!
Jangan Sampai Salah Jawab, Ini Contoh Pertanyaan dan Jawaban saat Wawancara Kerja untuk Posisi Management Trainee
4 Kelemahan Diri yang Ingin Didengar Rekruter dari Kandidatnya saat Wawancara Kerja
Saat Wawancara Kerja, Ini 5 Pertanyaan yang Sering Diberikan Rekruter untuk Kandidat Business Analyst
7 Langkah Menulis Email Terima Kasih pada Rekruter setelah Wawancara Kerja Kedua
Kirim Pesan Suara via LinkedIn ke Rekruter untuk Ucapkan Terima Kasih usai Wawancara Kerja