kubikel

Atasan Perlu Menentukan Prioritas, biar Nggak Semua Tugas Dianggap Penting dan Karyawan Stres

Jumat, 9 Mei 2025 | 09:19 WIB
Ilustrasi: Atasan perlu menentukan prioritas dari tugas-tugas yang ada, jangan sampai semua dianggap penting. (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Salah satu keluhan paling umum di tempat kerja adalah semua pekerjaan terasa penting dan tidak cukup waktu untuk mengerjakannya.

Menurut laporan Anatomy of Work dari Asana, 74% karyawan mengatakan merasa berada di bawah tekanan untuk menjadi produktif daripada melakukan tugas-tugas strategis.

Tantangan ini lazim terjadi di lingkungan kerja serba cepat, saat tekanan untuk melakukan pekerjaan lebih banyak mengalahkan kemampuan untuk memilih dengan baik.

Baca Juga: Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Terpilih Jadi Paus Baru, Akan Dikenal Sebagai Paus Leo XIV

Hal ini membuat karyawan yang tidak menentukan prioritas jadi stres dan kelelahan. Bahkan, bisa melewatkan tujuan karier dan kehilangan fokus strategis.

Membuat prioritas lebih sulit dilakukan?

Orang sering berasumsi bahwa prioritas hanya soal disiplin atau pemblokiran waktu. Namun, inti prioritas adalah keterampilan mengambil keputusan.

Ini membutuhkan penilaian, perspektif, dan pemahaman yang jelas tentang apa yang paling penting. Bukan hanya untuk tugas yang ada, tetapi juga gambaran yang lebih besar.

Michael Bungay Stanier, penulis buku The Coaching Habit, mengatakan bahwa kebanyakan pemimpin salah mengartikan aktivitas dengan kemajuan.

"Banyak karyawan menghabiskan waktu melakukan pekerjaan yang baik, tetapi kehilangan kesempatan untuk melakukan pekerjaan yang hebat," jelasnya.

Baca Juga: Kualitas Kredit BRI Makin Sehat, NPL Turun dan Pencadangan Meningkat

Namun, masalahnya bukan karena tidak mau memprioritaskan. Melainkan tidak melakukan pekerjaan yang benar-benar pantas mendapat perhatian.

Kejelasan mengenai prioritas

Salah satu hambatan terbesar untuk menentukan prioritas secara efektif adalah ambiguitas. Ketika tujuannya tidak jelas, semua terasa sama pentingnya.

Hal itu akan memberi tekanan yang tidak perlu pada karyawan, yang dibiarkan menebak apa yang harus diutamakan.

Halaman:

Tags

Terkini