Pejuangkantoran.com - Saat para ahli mengatakan kamu harus memiliki pertumbuhan pribadi, kamu mungkin membayangkan ini sebagai sesuatu yang dramatis, seperti mengambil keputusan yang berani atau kesempatan yang mengubah hidup.
Namun, pada kenyataannya pertumbuhan pribadi bisa berupa kebiasaan-kebiasaan kecil yang seiring waktu akan membuat kamu menjadi versi diri yang diinginkan.
Sayangnya, kebiasaan baik itu sering tertutupi oleh kebiasaan buruk yang justru menghambat diri kamu untuk berkembang. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk tersebut.
- Menunggu sampai merasa “siap”
Kamu mungkin sering berkata pada diri sendiri untuk memulai sesuatu setelah mengetahui semuanya atau setelah waktunya lebih baik atau setelah merasa lebih percaya diri.
Padahal, kesiapan sebenarnya hasil sampingan dari sebuah tindakan, bukan prasyarat untuk melakukannya.
Jadi, solusi yang bisa dilakukan adalah mulailah dengan apa yang kamu miliki, bahkan jika itu terasa tidak lengkap.
Ini karena transformasi yang sesungguhnya tidak menunggu kesiapan, melainkan menciptakannya.
- Mencampuradukkan kesibukan dengan kemajuan
Menyibukkan diri dari pagi hingga malam, memang bisa membuat kamu merasa produktif. Namun, apakah kamu benar-benar bergerak menuju pertumbuhan?
Ini karena usaha yang benar adalah usaha yang memiliki tujuan, serta menggerakkan kamu menuju kejelasan, kedalaman, dan keterampilan.
Kamu sebenarnya tidak perlu melakukan lebih banyak hal, hanya perlu melakukan apa yang selaras dengan tujuan yang kamu miliki.
- Setia pada rutinitas yang tidak lagi bermanfaat
Mungkin kamu memiliki proses kerja yang membuat kamu merasa “aman”, tetapi tidak lagi menantang. Jika kamu tetap melakukannya, ini dapat membatasi diri kamu.
Jadi, tinjau kembali kebiasaan kamu dengan pandangan baru.
Buatlah satu perubahan kecil, ubah lingkungan kamu, cobalah metode belajar yang baru, sesuaikan jadwal kamu, dan hentikan kebiasaan lama dengan yang lebih selaras.